<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731</id><updated>2012-02-17T02:12:18.852+08:00</updated><category term='Opini dan Pemikiran'/><category term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>latihan ancientherb</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-7667799834456265719</id><published>2010-06-21T14:52:00.001+08:00</published><updated>2010-06-21T14:53:13.435+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini dan Pemikiran'/><title type='text'>RSBI dan SBI ciptakan kastanisasi</title><content type='html'>Bila ingin pendidikan maju, sekolah-sekolah tidak perlu melabeli dirinya sebagai sekolah Internasional. Tapi cukup memperbaiki prosesnya seperti meningkatkan kualitas dan kuantitas guru. Pelabelan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) maupun Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) hanya menciptakan kastanisasi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Demikian dikatakan pengamat pendidikan asal Jakarta, Darmaningtyas, dalam seminar pendidikan di Hotel Mesra Internasional Samarinda, Minggu (20/6).&lt;br /&gt;Menurut pendiri Darmaningtyas Institute for Globalization and Education Studies (Digest) ini, kecenderungan sekolah di Indonesia adalah mengubah kelembagaannya. Sekolah-sekolah berlomba untukm mendapat sertifikat ISO (International Standarization for Organitation) dengan menghabiskan dana puluhan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lebih baik uang tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas guru dengan melibatkannya dalam berbagai pelatihan,” katanya dihadapan sekitar 1.000 guru.&lt;br /&gt;Selain memberikan pelatihan, kualitas guru juga dapat ditingkatkan dengan disentif dan insentif. ”Guru-guru yang rajin dan bagus diberikan insentif sementara guru-guru yang loyo dan malas diberikan disentif. Bentuknya, berdasar keputusan bersama para guru, bukan kepala dinas atau walikota,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga berpendapat kalau keberadaan sekolah-sekolah dengan label Internasional itu mengarah ke pembentukan kastanisasi. Sekolah itu tampak elite dan ekslusif karena memerlukan biaya yang cukup besar untuk masuk ke sekolah itu. Akibatnya mereka yang miskin tapi pintar tidak dapat belajar di sekolah dengan label Internasional.&lt;br /&gt;”Sekolah negeri yang dibiayai negara mestinya tidak perlu memakai label Internasional sehingga tertutup bagi mereka yang miskin. Yang didorong ekslusif itu harusnya sekolah swasta karena mereka lebih otonom,” ucapnya.      &lt;br /&gt;(Tribun kaltim,21/6/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekolah negeri yang dibiayai negara mestinya tidak perlu memakai label Internasional sehingga tertutup bagi mereka yang miskin. Yang didorong ekslusif itu harusnya sekolah swasta karena mereka lebih otonom,” ucapnya.      &lt;br /&gt;(Tribun kaltim,21/6/2010) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-7667799834456265719?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/7667799834456265719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2010/06/rsbi-dan-sbi-ciptakan-kastanisasi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/7667799834456265719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/7667799834456265719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2010/06/rsbi-dan-sbi-ciptakan-kastanisasi.html' title='&lt;b&gt;RSBI dan SBI ciptakan kastanisasi&lt;/b&gt;'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-4171566228652002781</id><published>2009-12-19T07:44:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:42:43.208+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Penggemar Fisika yang Berhasil Menjadi Raja Logam Ukraina</title><content type='html'>Pecahnya Uni Soviet menghasilkan banyak orang kaya baru. Eduard Shifrin termasuk salah satunya. Pria Ukraina ini semula merupakan profesional di Zaporizhstal, produsen besi yang dimiliki pemerintah Uni Soviet. Tak lama setelah Soviet bubar, Shifrin mulai berbisnis. Dengan bendera Midland Grup yang berbasis di Guernsey, Inggris, Shifrin membeli berbagai perusahaan yang didivestasi oleh negara-negara pecahan Uni Soviet, seperti Rusia dan Ukraina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kecintaan terhadap ilmu pengetahuan bisa menjadi jalan menuju kekayaan. Demikian jalan hidup Eduard Shifrin yang kini menempati peringkat 559 dalam daftar orang terkaya dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria Yahudi ini menjadi pengusaha tenar logam karena kegemarannya mempelajari fisika. Shifrin yang lahir pada 7 Desember 1960 di kota Dnipropetrovsk, Ukraina, kini memiliki kelompok usaha Midland Grup, yang memiliki bisnis pertambangan dan pengolahan logam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin yang tertarik pada ilmu fisika sejak sekolah, memilih Institut Besi dan Alumunium di Moskow, setelah lulus sekolah menengah pada 1977. Pilihan Shifrin seperti pepatah, buah tak pernah jatuh jauh dari pohonnya. Ya, Shifrin senior memang menyandang gelar ahli metalurgi, yakni ilmu yang terkait dengan pengerjaan metal dan baja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin mengambil jurusan proses metalurgi dan teknologi kimia. Prestasi akademi Shifrin sebetulnya tidak terlalu istimewa. Ia baru merebut gelar sarjana pada tahun 1983, atau setelah kuliah selama enam tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang membedakan Shifrin dengan mahasiswa kebanyakan adalah ia haus pengetahuan. Ini terlihat dari aktifnya Shifrin dalam kegiatan penelitian. &lt;br /&gt;Selama menempuh studi di universitas, Shifrin menerbitkan belasan karya tulis mengenai metalurgi. Tak hanya itu, Shifrin juga sering menjadi pembicara di seminar-seminar yang bertema ilmu pengetahuan di bidang metal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai studi, Shifrin bekerja di Zaporozhstal, perusahaan logam yang berada di Ukraina. Mengingat Ukraina saat itu masih bergabung dengan Uni Soviet, bisa ditebak Zaporozhstal merupakan perusahaan yang milik pemerintah komunis Soviet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin merintis karier dari bawah. Pada awal bekerja, Shifrin hanya berstatus asisten mandor di perusahaan metal. Hasrat mempelajari logam membantu Shifrin mencintai pekerjaannya. Ujung-ujungnya, karier Shifrin melesat dengan cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan berorganisasi yang mumpuni ikut memuluskan karier Shifrin. Ia hanya butuh masa kerja selama 10 tahun untuk mencapai posisi manajemen senior di Zaporozhstal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari kerja, Shifrin melanjutkan studinya di Institut Moskow. Di tahun 1992, ia meraih gelar S3 dari lembaga tersebut.Karier yang menjulang di Zaporizhstal dan gelar sebagai ahli metalurgi tidak membuat Shifrin puas. Ia juga memanfaatkan pengetahuannya di bidang logam untuk memulai usaha. &lt;br /&gt;Di tahun 1993, Shifrin menggandeng Alex Shnaider yang ia kenal sebagai sesama ahli metalurgi, membentuk Midland Group. Ini merupakan perusahaan induk (holding) yang berbasis di Kepulauan Guernsey, Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan Shifrin untuk memulai bisnis tidak lepas dari perkembangan Uni Soviet. Negara komunis terbesar di dunia itu bubar di tahun 1991. Berbagai negeri yang semula berstatus negara bagian menjadi negara merdeka, termasuk Ukraina. Perubahan geopolitik ini tentu berimbas ke dunia bisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara pecahan Uni Soviet, termasuk Rusia dan Ukraina, memprivatisasi perusahaan-perusahaan baja yang semula milik rezim komunis. Dengan bendera Midland, Shifrin menampung perusahaan baja yang dijual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk dalam daftar belanja Midland adalah 50aham Zaporizhstal. Yang menarik, Shifrin masih tercatat sebagai salah satu direktur Zaporizhstal, ketika Midland yang dimilikinya membeli saham Zaporizhstal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dikuasai Midland, bisnis Zaporizhstal hanya membuat besi baja. Begitu dikuasai Midland, Zaporizhstal juga merambah bisnis penjualan besi. Zaporizhstal kini lebih ekspansif mencari pasar. &lt;br /&gt;Menata ulang seluruh bisnisnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merebut posisi terdepan di industri logam, Eduard Shifrin tergoda melakukan ekspansi. Shifrin merambah hingga ke bisnis olahraga. Di jagad sport, Shifrin membeli klub sepakbola Maccabi Haifa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin juga berambisi memiliki tim di balap mobil paling bergengsi sedunia, Formula One (F1). Namun belum sempat berkiprah, Shifrin sudah keburu menjual timnya. Dalam tiga tahun terakhir, Shifrin memang menata ulang seluruh unit bisnisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membenahi bisnis intinya, Eduard Shifrin semakin asyik mengembangkan sayap bisnisnya. Ia tidak hanya menggarap bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan primer, seperti properti atau pusat perbelanjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin juga membawa Midland Group merambah bisnis olahraga otomotif. Tak tanggung-tanggung, Shifrin melirik Formula One yang merupakan ajang balap mobil paling bergengsi sedunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin sempat membentuk Midland Racing di awal 2006 dengan merekrut Christijan Albers dan Tiago Monteiro sebagai pembalap. Namun, besarnya biaya berkompetisi memaksa Shifrin untuk mundur. Masih pada 2006, tepatnya bulan September, Shifrin menjual Midland Racing ke Spyker Cars seharga US$ 106,6 juta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakbola juga menjadi mainan baru Shifrin. Bersama dengan miliuner dari Kanada, Alex Shneider, Shifrin menguasai 80aham klub tenar di liga Israel, Maccabi Haifa. Nilai pembelian klub yang berbasis di Tel Aviv itu sebesar â‚¬ 9 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis hiburan pun juga dirambah Shifrin. Ia menjajal peruntungan dengan menjadi produser film Ukraina berjudul The Inhabited Island. Ini merupakan film termahal di Ukraina karena menelan biaya produksi hingga US$ 36 juta. &lt;br /&gt;Namun film tersebut gagal di pasar. Pendapatan The Inhabited Island hanya US$ 26 juta. Padahal Midland menargetkan pendapatan dari The Inhabited Island mencapai US$ 70 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keasyikan melebarkan sayap bisnis tentu ada risikonya. Ketika pasar finansial global mulai panas dingin, Shifrin harus berakrobat mempertahankan bisnisnya. Agar selamat, Shifrin harus melepas beberapa aset bisnisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aset Shifrin yang paling menarik minat tak lain adalah Zaporizhstal. Kendati nilai utang pabrik besi itu naik tiga kali lipat setelah program pembaruan, dengan pasarnya yang luas, Zaporizhstal masih mampu membukukan pendapatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tiga tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pendapatan Zaporizhstal masih di atas 25Namun, laba bersih perusahaan tersebut terjun bebas setelah proses renovasi dan integrasi. {ada tahun 2008, laba bersih Zaporizhstal hanya sebesar 47,65 juta hrivnas, merosot 91ibandingkan laba di tahun sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menilai penurunan profitabilitas Zaporizhstal hanya bersifat sementara. Pabrik besi terintegrasi itu diyakini tetap memiliki potensi tumbuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Juli 2009 lalu, Shifrin akhirnya mencapai kesepakatan harga penjualan saham dengan Igor Dvoretsky. Si pembeli bukan orang asing bagi Shifrin karena Dvoretsky juga tercatat sebagai pemegang saham Zaporizhstal. &lt;br /&gt;Sebelum menjual Zaporizhstal yang merupakan mahkota bisnis, Shifrin sudah lebih dahulu menjual MD Retail. Adalah perusahaan distribusi bernama NS Limited yang memboyong bisnis ritel Shifrin ini di akhir tahun 2008 lalu seharga US$ 20 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MD Retail memiliki jaringan 54 toko dengan total area 15.000 meter persegi. Unit bisnis perdagangan Shifrin ini berada di daerah strategis Ukraina, seperti Dnepropetrovsk, Donetsk, dan Lugansk. &lt;br /&gt;Penjualan aset ini sempat berbuntut masalah hukum. Midland mengklaim NS Limited, tidak memiliki cukup dana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun sebelumnya, Midland juga telah mendivestasi seluruh saham perusahaan pengolahan aneka logam bernama Red October. Pembeli Red October adalah Russpetsstal JSC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Red October menghasilkan berbagai produk, mulai dari baja untuk mesin, senjata, mobil hingga lempengan titanium. &lt;br /&gt;Divestasi yang digelar tiga tahun terakhir itu merupakan langkah Shifrin menata ulang bisnisnya. Shifrin tidak segan-segan mengoreksi keputusan investasinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merebut posisi terdepan di industri logam, Eduard Shifrin tergoda melakukan ekspansi. Shifrin merambah hingga ke bisnis olahraga. Di jagad sport, Shifrin membeli klub sepakbola Maccabi Haifa. Shifrin juga berambisi memiliki tim di balap mobil paling bergengsi sedunia, Formula One (F1). Namun belum sempat berkiprah, Shifrin sudah keburu menjual timnya. Dalam tiga tahun terakhir, Shifrin memang menata ulang seluruh unit bisnisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merambah bisnis olahraga otomotif &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membenahi bisnis intinya, Eduard Shifrin semakin asyik mengembangkan sayap bisnisnya. Ia tidak hanya menggarap bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan primer, seperti properti atau pusat perbelanjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin juga membawa Midland Group merambah bisnis olahraga otomotif. Tak tanggung-tanggung, Shifrin melirik Formula One yang merupakan ajang balap mobil paling bergengsi sedunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shifrin sempat membentuk Midland Racing di awal 2006 dengan merekrut Christijan Albers dan Tiago Monteiro sebagai pembalap. Namun, besarnya biaya berkompetisi memaksa Shifrin untuk mundur. Masih pada 2006, tepatnya bulan September, Shifrin menjual Midland Racing ke Spyker Cars seharga US$ 106,6 juta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakbola juga menjadi mainan baru Shifrin. Bersama dengan miliuner dari Kanada, Alex Shneider, Shifrin menguasai 80aham klub tenar di liga Israel, Maccabi Haifa. Nilai pembelian klub yang berbasis di Tel Aviv itu sebesar â‚¬ 9 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis hiburan pun juga dirambah Shifrin. Ia menjajal peruntungan dengan menjadi produser film Ukraina berjudul The Inhabited Island. Ini merupakan film termahal di Ukraina karena menelan biaya produksi hingga US$ 36 juta. &lt;br /&gt;Namun film tersebut gagal di pasar. Pendapatan The Inhabited Island hanya US$ 26 juta. Padahal Midland menargetkan pendapatan dari The Inhabited Island mencapai US$ 70 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keasyikan melebarkan sayap bisnis tentu ada risikonya. Ketika pasar finansial global mulai panas dingin, Shifrin harus berakrobat mempertahankan bisnisnya. Agar selamat, Shifrin harus melepas beberapa aset bisnisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aset Shifrin yang paling menarik minat tak lain adalah Zaporizhstal. Kendati nilai utang pabrik besi itu naik tiga kali lipat setelah program pembaruan, dengan pasarnya yang luas, Zaporizhstal masih mampu membukukan pendapatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tiga tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pendapatan Zaporizhstal masih di atas 25Namun, laba bersih perusahaan tersebut terjun bebas setelah proses renovasi dan integrasi. {ada tahun 2008, laba bersih Zaporizhstal hanya sebesar 47,65 juta hrivnas, merosot 91ibandingkan laba di tahun sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menilai penurunan profitabilitas Zaporizhstal hanya bersifat sementara. Pabrik besi terintegrasi itu diyakini tetap memiliki potensi tumbuh. Pada Juli 2009 lalu, Shifrin akhirnya mencapai kesepakatan harga penjualan saham dengan Igor Dvoretsky. Si pembeli bukan orang asing bagi Shifrin karena Dvoretsky juga tercatat sebagai pemegang saham Zaporizhstal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menjual Zaporizhstal yang merupakan mahkota bisnis, Shifrin sudah lebih dahulu menjual MD Retail. Adalah perusahaan distribusi bernama NS Limited yang memboyong bisnis ritel Shifrin ini di akhir tahun 2008 lalu seharga US$ 20 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MD Retail memiliki jaringan 54 toko dengan total area 15.000 meter persegi. Unit bisnis perdagangan Shifrin ini berada di daerah strategis Ukraina, seperti Dnepropetrovsk, Donetsk, dan Lugansk. &lt;br /&gt;Penjualan aset ini sempat berbuntut masalah hukum. Midland mengklaim NS Limited, tidak memiliki cukup dana. Di tahun sebelumnya, Midland juga telah mendivestasi seluruh saham perusahaan pengolahan aneka logam bernama Red October. Pembeli Red October adalah Russpetsstal JSC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Red October menghasilkan berbagai produk, mulai dari baja untuk mesin, senjata, mobil hingga lempengan titanium. Divestasi yang digelar tiga tahun terakhir itu merupakan langkah Shifrin menata ulang bisnisnya. Shifrin tidak segan-segan mengoreksi keputusan investasinya. &lt;br /&gt;Sumber : Kontan, 11 Oktober 2009 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-4171566228652002781?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/4171566228652002781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/penggemar-fisika-yang-berhasil-menjadi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/4171566228652002781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/4171566228652002781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/penggemar-fisika-yang-berhasil-menjadi.html' title='Penggemar Fisika yang Berhasil Menjadi Raja Logam Ukraina'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-4830802556785916927</id><published>2009-12-09T14:25:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:43:07.329+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Cahaya Membawa ke Bulan</title><content type='html'>&lt;b&gt;Cahaya membawaku ke bulan?&lt;/b&gt; Lebih tepatnya sinar laser membawaku ke bulan! Karena pesawat dengan teknologi baru ini memanfaatkan sinar laser untuk mengangkatnya ke udara dan terbang menuju luar angkasa. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=2009_03_18_01_57_43_Cahaya2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/2009_03_18_01_57_43_Cahaya2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cahaya merupakan energi yang menyertai dari proses perpindahan elektron dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah (kembalinya elektron yang sudah tereksitasi ke tempatnya semula). Elektron tersebut berada dalam keadaan tereksitasi karena diberikan energi (misalnya energi panas). Untuk kembali ke keadaan awalnya energi tersebut harus dilepaskan kembali (dilepaskan dalam bentuk energi cahaya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar LASER (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) mempunyai karakteristik tersendiri: monokromatik (satu panjang gelombang yang spesifik), koheren (pada frekuensi yang sama), dan menuju satu arah yang sama sehingga cahayanya menjadi sangat kuat, terkonsentrasi, dan terkoordinir dengan baik. Cahaya biasa (bukan sinar laser) memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda, dengan frekuensi berbeda-beda pula (incoherent light) sehingga cahayanya termasuk cahaya yang lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan cahaya yang monokromatik, koheren, terkonsentrasi, dan menuju satu arah yang sama diperlukan teknologi yang dapat mengendalikan emisi cahaya. Bagaimana cara mengontrol emisi cahaya ini? Dengan menggunakan bantuan cermin! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kecepatan hipersonik ini sebagian energi gelombang mikro yang berhasil ditangkap oleh rectenna digunakan juga untuk kedua magnet tadi (mesin elektromagnetik). Mesin elektromagnetik ini digunakan untuk mempercepat partikel-partikel udara yang mengalir di sepanjang pesawat (slip stream). Dengan mempercepat slip stream pesawat canggih ini dapat terbang pada kecepatan hipersonik tanpa menghasilkan sonic boom (ledakan sonik). Ini berarti pesawat yang mirip UFO ini dapat meluncur dengan tenang tanpa suara sedikit pun. (Yohanes Surya/rmb) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-4830802556785916927?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/4830802556785916927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/cahaya-membawa-ke-bulan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/4830802556785916927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/4830802556785916927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/cahaya-membawa-ke-bulan.html' title='Cahaya Membawa ke Bulan'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-9152363794467724945</id><published>2009-12-07T18:02:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:43:24.400+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Rasio Emas</title><content type='html'>&lt;b&gt;Rasio Emas adalah Rumus Keindahan yang Diciptakan Allah di Alam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq, 65: 3)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah. (QS. Al Mulk, 67: 3-4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... Jika sebuah bentuk yang sesuai atau sangat seimbang didapatkan melalui unsur penerapan atau fungsi, maka kita dapat mencari fungsi Angka Emas padanya... Angka Emas bukanlah hasil dari imajinasi matematis, akan tetapi merupakan kaidah alam yang terkait dengan hukum keseimbangan. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sama-sama dimiliki oleh piramida di Mesir, lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, bunga matahari, bekicot, buah cemara dan jari-jemari Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban atas pertanyaan ini tersembunyi pada sebuah deret angka yang ditemukan oleh matematikawan Italia, Fibonacci. Sifat angka-angka ini, yang dikenal sebagai angka-angka Fibonacci, adalah bahwa masing-masing angka dalam deret tersebut merupakan hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya. (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Angka Fibonacci&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka Fibonacci memiliki satu sifat menarik. Jika Anda membagi satu angka dalam deret tersebut dengan angka sebelumnya, akan Anda dapatkan sebuah angka hasil pembagian yang besarnya sangat mendekati satu sama lain. Nyatanya, angka ini bernilai tetap setelah angka ke-13 dalam deret tersebut. Angka ini dikenal sebagai "golden ratio" atau "rasio emas".&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=fibonacci.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/fibonacci.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;L. Pisano Fibonacci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;GOLDEN RATIO  (RASIO EMAS) = 1,618&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;233 / 144 = 1,618&lt;br /&gt;377 / 233 = 1,618&lt;br /&gt;610 / 377 = 1,618&lt;br /&gt;987 / 610 = 1,618&lt;br /&gt;1597 / 987 = 1,618&lt;br /&gt;2584 / 1597 = 1,618&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TUBUH MANUSIA DAN RASIO EMAS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melakukan penelitian atau memulai merancang produk, para seniman, ilmuwan dan perancang mengambil tubuh manusia, yang perbandingan ukurannya ditetapkan berdasarkan rasio emas, sebagai acuan ukuran yang mereka gunakan. Leonardo da Vinci dan Le Corbusier menggunakan tubuh manusia, yang ukurannya ditetapkan menurut rasio emas, sebagai patokan ukuran ketika membuat rancangan karya mereka. Tubuh manusia dijadikan pula sebagai patokan dalam the Neufert, salah satu buku rujukan terpenting arsitektur abad modern.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=leonardo_da_vinci.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/leonardo_da_vinci.jpg" border="0" alt="da v"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Leonardo da Vinci menggunakan rasio emas dalam merancang perbandingan ukuran tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RASIO EMAS PADA TUBUH MANUSIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan kesesuaian "ideal" yang dikemukakan ada pada berbagai bagian tubuh manusia rata-rata dan yang mendekati nilai rasio emas dapat dijelaskan dalam sebuah bagan umum sebagaimana berikut: (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai perbandingan M/m pada diagram berikut selalu setara dengan rasio emas. M/m = 1,618&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=golden_ratio01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/golden_ratio01.jpg" border="0" alt="golden rasio"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Contoh pertama dari rasio emas pada tubuh manusia rata-rata adalah jika antara pusar dan telapak kaki dianggap berjarak 1 unit, maka tinggi seorang manusia setara dengan 1,618 unit.  Beberapa rasio emas lain pada tubuh manusia rata-rata adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku,&lt;br /&gt;Jarak antara garis bahu dan unjung atas kepala / panjang kepala,&lt;br /&gt;Jarak antara pusar dan ujung atas kepala / jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala,&lt;br /&gt;Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan telapak kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tangan Manusia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkatlah tangan Anda dari mouse komputer dan lihatlah bentuk jari telunjuk Anda. Dalam segala kemungkinan akan Anda saksikan rasio emas padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jari-jemari kita memiliki tiga ruas. Perbandingan ukuran panjang dari dua ruas pertama terhadap ukuran panjang keseluruhan jari tersebut menghasilkan angka rasio emas (kecuali ibu jari). Anda juga dapat melihat bahwa perbandingan ukuran panjang jari tengah terhadap jari kelingking merupakan rasio emas pula. (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memiliki dua (2) tangan, dan jari-jemari yang ada padanya terdiri dari tiga (3) ruas. Terdapat lima (5) jari pada setiap tangan, dan hanya delapan (8) dari keseluruhan sepuluh jari ini tersambung menurut rasio emas: 2, 3, 5, dan 8 bersesuaian dengan angka-angka pada deret Fibonacci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasio Emas pada Wajah Manusia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa rasio emas pada wajah manusia. Akan tetapi Anda tidak dianjurkan mengambil penggaris dan berusaha mengukur wajah-wajah orang, sebab hal ini merujuk pada "wajah manusia ideal" yang ditetapkan oleh para ilmuwan dan seniman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, jumlah lebar dua gigi depan pada rahang atas dibagi dengan tingginya menghasilkan rasio emas. Lebar gigi pertama dari tengah dibandingkan gigi kedua juga menghasilkan rasio emas. Semua ini adalah perbandingan ukuran ideal yang mungkin dipertimbangkan oleh seorang dokter. Sejumlah rasio emas lain pada wajah manusia adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang wajah / lebar wajah,&lt;br /&gt;Jarak antara bibir dan titik di mana kedua alis mata bertemu / panjang hidung,&lt;br /&gt;Panjang wajah / jarak antara ujung rahang dan titik di mana kedua alis mata bertemu,&lt;br /&gt;Panjang mulut / lebar hidung,&lt;br /&gt;Lebar hidung / jarak antara kedua lubang hidung,&lt;br /&gt;Jarak antara kedua pupil / jarak antara kedua alis mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasio Emas pada Paru-Paru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah penelitian yang dilakukan antara tahun 1985 dan 1987 (5), fisikawan Amerika B. J. West dan Dr. A. L. Goldberger menemukan keberadaan rasio emas pada struktur paru-paru. Salah satu ciri jaringan bronkia yang menyusun paru-paru adalah susunannya yang asimetris. Misalnya, pipa saluran udara yang bercabang membentuk dua bronkia utama, satu panjang (bronkia kiri) dan yang kedua pendek (bronkia kanan). Percabangan asimetris ini terus berlanjut ke percabangan-percabangan bronkia selanjutnya. (6) Telah dipastikan bahwa pada seluruh percabangan ini perbandingan antara bronkia pendek terhadap bronkia panjang selalu bernilai 1/1,618.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PERSEGI PANJANG EMAS DAN RANCANGAN PADA SPIRAL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah persegi panjang yang perbandingan panjang sisi-sisinya sama dengan rasio emas dikenal sebagai "persegi panjang emas." Sebuah persegi panjang yang panjang dan lebarnya masing-masing berukuran 1,618 dan 1 satuan panjang adalah persegi panjang emas. Mari kita letakkan sebuah bujur sangkar di sepanjang sisi lebar dari persegi panjang ini dan menggambar seperempat lingkaran yang menghubungkan dua sudut dari bujur sangkar ini. Kemudian, kita gambar satu bujur sangkar lagi dan seperempat lingkaran pada sisi yang selebihnya dan melakukan hal demikian pada seluruh persegi panjang yang ada pada persegi panjang utama. Jika Anda melakukan hal ini, pada akhirnya Anda akan mendapatkan sebuah spiral.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakar keindahan asal Inggris William Charlton menjelaskan bagaimana orang-orang menyukai bentuk spiral dan telah menggunakannya selama ribuan tahun. Ia menyatakan bahwa kita menyukai bentuk spiral karena penglihatan kita dapat dengan mudah mengikuti bentuk tersebut. (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spiral yang didasarkan pada rasio emas memiliki rancangan paling tak tertandingi yang dapat Anda temukan di alam. Sejumlah contoh pertama yang dapat kita berikan adalah susunan spiral pada bunga matahari dan buah cemara. Ada lagi contoh yang merupakan penciptaan tanpa cela oleh Allah Yang Mahakuasa dan bagaimana Dia menciptakan segala sesuatu dengan ukuran: proses pertumbuhan banyak makhluk hidup berlangsung pula dalam bentuk spiral logaritmik. Bentuk-bentuk lengkung spiral ini senantiasa sama dan bentuk dasarnya tidak pernah berubah berapapun ukurannya. Tidak ada bentuk mana pun dalam matematika yang memiliki sifat ini. (8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rancangan pada Kerang Laut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=nautilus.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/nautilus.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rancangan tanpa cela pada cangkang nautilus memiliki bentuk yang mengikuti rumus rasio emas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat meneliti cangkang makhluk hidup yang digolongkan sebagai hewan bertubuh lunak atau moluska, yang hidup di dasar laut, bentuk dan struktur permukaan bagian dalam dan luar dari cangkangnya menarik perhatian para ilmuwan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permukaan bagian dalamnya halus licin, sedangkan di bagian luarnya bergalur. Tubuh moluska berada di dalam cangkang, oleh karena itu permukaan bagian dalamnya haruslah halus licin. Garis pinggiran luar dari cangkang menambah kekokohan cangkang, sehingga meningkatkan kekuatannya. Bentuk-bentuk cangkang membuat orang kagum karena kesempurnaan dan sifat menguntungkan yang dihasilkan proses penciptaannya. Gagasan spiral pada cangkang terwujudkan dalam bentuk geometris sempurna, dalam bentuk rancangan yang sungguh elok dan "tajam". (9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cangkang-cangkang kebanyakan moluska tumbuh mengikuti bentuk spiral logaritmik. Sungguh tidak ada keraguan bahwa hewan-hewan ini tidak memahami perhitungan matematis paling sederhana sekalipun, apalagi bentuk spiral logaritmik. Jadi bagaimana makhluk-makhluk tersebut dapat mengetahui hal itu sebagai yang terbaik baginya untuk tumbuh? Bagaimana binatang-binatang ini, yang oleh sejumlah ilmuwan digambarkan sebagai makhluk "primitif," tahu bahwa spiral logaritmik adalah bentuk terbaik bagi mereka? Mustahil pertumbuhan semacam ini terjadi tanpa adanya suatu pengetahuan atau kecerdasan. Pengetahuan tersebut ada tapi bukan pada moluska ataupun di alam itu sendiri, meskipun sejumlah ilmuwan menyatakan hal demikian. Sama sekali tidaklah masuk akal untuk berusaha menjelaskan hal tersebut sebagai suatu ketidaksengajaan. Rancangan ini hanya dapat dihasilkan oleh suatu kecerdasan dan pengetahuan mahatinggi, yang merupakan milik Allah Yang Mahakuasa, Pencipta segala sesuatu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?" (QS. Al An'aam, 6: 80)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan mengikuti pola semacam ini digambarkan sebagai "gnomic growth" (pertumbuhan gnomis) oleh ilmuwan biologi Sir D'Arcy Thompson, seorang pakar dalam bidang tersebut, yang menyatakan bahwa mustahil membayangkan adanya sistem lain yang lebih sederhana, selama pertumbuhan cangkang kerang laut, daripada sistem yang didasarkan pada pelebaran dan pemanjangan yang terbentuk mengikuti perbandingan yang sama dan tidak berubah. Ia menjelaskan, cangkang tersebut terus-menerus tumbuh, akan tetapi bentuknya tetap sama. (10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dapat menyaksikan salah satu contoh paling bagus dari pertumbuhan semacam ini pada seekor nautilus, yang garis tengahnya hanya beberapa sentimeter. C. Morrison menjelaskan proses pertumbuhan ini, yang sangat sulit untuk dirancang sekalipun dibantu dengan kecerdasan manusia, dengan menyatakan bahwa di sepanjang cangkang nautilus, spiral yang ada di bagian dalam memanjang dan tersusun atas sejumlah bilik yang disekat oleh dinding-dinding yang terbuat dari karang mutiara. Ketika hewan ini tumbuh, ia membentuk satu bilik lagi di mulut cangkang spiral yang berukuran lebih besar daripada bilik sebelumnya, dan bergerak maju memasuki tempat yang lebih besar ini dengan menutup pintu di belakangnya menggunakan selembar sekat karang mutiara. (11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama ilmiah dari sejumlah hewan laut lain yang memiliki spiral logaritmik dengan rasio pertumbuhan yang berbeda-beda pada cangkang mereka adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Haliotis parvus, Dolium perdix, Murex, Fusus antiquus, Scalari pretiosa, Solarium trochleare&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ammonite&lt;/i&gt;, binatang laut punah yang kini ditemukan hanya dalam bentuk fosil, juga memiliki cangkang yang tumbuh mengikuti bentuk spiral logaritmik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan mengikuti bentuk spiral pada dunia hewan tidak terbatas pada cangkang-cangkang moluska. Binatang-binatang seperti antelop, kambing dan biri-biri menyelesaikan perkembangan tanduk mereka dalam bentuk spiral yang berdasarkan rasio emas. (12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasio Emas pada Organ Pendengaran dan Keseimbangan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koklea pada telinga bagian dalam manusia berperan menghantarkan getaran suara. Struktur bertulang ini, yang berisi cairan, memiliki bentuk spiral logaritmik dengan sudut tetap =73°43´ yang memiliki rasio emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gading dan Gigi yang Tumbuh Mengikuti Bentuk Spiral&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh lengkungan yang berdasarkan pada spiral logaritmik dapat disaksikan pada gading gajah dan &lt;i&gt;mammoth&lt;/i&gt; (sebangsa gajah purba yang besar dan berambut) yang kini telah punah, cakar singa, dan paruh burung beo. Laba-laba eperia senantiasa merajut jaringnya dengan bentuk spiral logaritmik. Di kalangan mikroorganisme yang dikenal sebagai plankton, tubuh hewan &lt;i&gt;globigerinae, planorbis, vortex, terebra, turitellae &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;trochida&lt;/i&gt; semuanya membentuk spiral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RASIO EMAS DALAM DUNIA MIKRO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=coneflower.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/coneflower.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bentuk-bentuk geometris tidaklah terbatas pada segitiga, bujur sangkar, segilima atau segienam. Bentuk-bentuk ini juga dapat saling bertemu dalam aneka cara dan menghasilkan bentuk geometris tiga dimensi yang baru. Kubus dan piramida adalah contoh pertama yang dapat dikemukakan. Namun, ada pula selain itu bentuk-bentuk tiga dimensi seperti tetrahedron (dengan empat sisi yang seragam), oktahedron, dodekahedron dan ikosahedron, yang mungkin tak pernah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari kita dan yang namanya bahkan mungkin belum pernah kita dengar. Dodekahedron tersusun atas 12 sisi berbentuk segilima, dan ikosahedron terdiri dari 20 buah sisi segitiga. Para ilmuwan telah menemukan bahwa bentuk-bentuk ini secara matematis seluruhnya dapat berubah bentuk dari satu ke yang lain, dan perubahan ini terjadi dengan rasio yang terkait dengan rasio emas.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk-bentuk tiga dimensi yang memiliki rasio emas sangatlah umum pada mikroorganisme. Banyak virus berbentuk ikosahedron. Di antara yang terkenal adalah virus Adeno. Cangkang protein dari virus Adeno tersusun atas 252 subunit protein, yang kesemuanya tersusun secara seragam. Sebanyak 12 subunit protein yang terletak pada sudut-sudut ikosahedron tersebut membentuk prisma pentagonal. Bentuk menyerupai batang menonjol keluar dari sudut-sudut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama menemukan bahwa virus-virus ada dalam bentuk-bentuk yang memiliki rasio emas adalah Aaron Klug dan Donald Caspar dari &lt;i&gt;Birkbeck College&lt;/i&gt; di London pada tahun 1950-an. Virus pertama yang mereka pastikan memiliki rasio emas adalah virus polio. Virus Rhino 14 memiliki bentuk yang sama seperti virus polio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa virus-virus memiliki bentuk-bentuk yang didasarkan pada rasio emas, yakni bentuk-bentuk yang sulit untuk kita bayangkan dalam benak kita sekalipun? A. Klug, yang menemukan bentuk-bentuk ini, memaparkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan saya Donald Caspar dan saya menunjukkan bahwa rancangan pada virus-virus ini dapat dijelaskan melalui keumuman bentuk simetri ikosahedral yang memungkinkan satuan-satuan pembangunnya yang seragam untuk dipasangkan satu sama lain dalam susunan yang kurang lebih sama, dengan sedikit kelenturan di dalamnya. Kami mengumpulkan seluruh rancangan yang mungkin, yang memiliki kemiripan dengan kubah-kubah geodesik yang dirancang oleh sang arsitek R. Buckminster Fuller. Akan tetapi, kubah-kubah Fuller harus dirakit dengan mengikuti rumus-rumus yang lumayan rumit, sedangkan rancangan pada cangkang virus memungkinkannya terbentuk secara mandiri. (14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Klug sekali lagi menyingkap sebuah kebenaran nyata. Terdapat perencanaan teramat teliti dan perancangan cerdas pada virus sekalipun, wujud yang dianggap para ilmuwan sebagai "salah satu makhluk hidup paling sederhana dan paling kecil." (15) Rancangan ini sangat jauh lebih sempurna dan unggul dibandingkan karya Buckminster Fuller, salah satu arsitek terkemuka di dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dodekahedron dan ikosahedron juga tampak pada rangka silika dari radiolaria, organisme laut bersel satu. Bentuk dan ukuran yang didasarkan pada dua bentuk geometris ini, seperti dodekahedron sama-sisi dengan bagian menyerupai kaki yang menonjol keluar dari masing-masing sudutnya, serta aneka bentuk pada permukaannya memunculkan bentuk-bentuk badan radiolaria dengan keindahan yang beragam. (16) Sebagai contoh dari kelompok organisme ini, yang berukuran kurang dari satu milimeter, dapat kita kemukakan &lt;i&gt;Circigonia icosahedra &lt;/i&gt;yang berbentuk ikosahedron dan &lt;i&gt;Circorhegma dodecahedra &lt;/i&gt;dengan rangka dodekahedron. (17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasio Emas pada DNA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Molekul yang mengandung informasi tentang seluruh sifat-sifat fisik makhluk hidup juga telah diciptakan dalam bentuk yang didasarkan pada rasio emas. Molekul DNA, cetak biru kehidupan, didasarkan pada rasio emas. DNA tersusun atas dua rantai heliks tegaklurus yang saling berjalinan. Panjang lengkungan pada setiap rantai heliks ini adalah 34 angstroms dan lebarnya 21 angstroms. (1 angstrom adalah seperseratus juta sentimeter.) 21 dan 34 adalah dua angka Fibonacci yang berurutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RASIO EMAS PADA KRISTAL SALJU&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasio emas juga mewujud pada struktur kristal. Kebanyakan struktur ini teramat kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Akan tetapi Anda dapat menyaksikan rasio emas pada serpihan salju. Ragam bentuk panjang dan pendek yang beraneka yang membangun bentuk serpihan salju, semuanya menghasilkan rasio emas. (18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RASIO EMAS DI RUANG ANGKASA&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di jagat raya terdapat banyak galaksi-galaksi berbentuk pilin (spiral) yang memiliki rasio emas pada strukturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasio Emas dalam Fisika&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anda menjumpai deret dan rasio emas di bidang-bidang yang termasuk dalam ruang lingkup fisika. Ketika suatu sumber cahaya ditempatkan di atas dua lapisan kaca yang saling bertumpukan, sebagian dari cahaya itu menembusnya, sebagian lagi diserap, dan sisanya dipantulkan. Apa yang terjadi adalah "pemantulan berulang-ulang." Jumlah garis yang dilalui berkas cahaya di dalam kaca sebelum akhirnya keluar kembali bergantung pada jumlah pemantulan yang dialaminya. Pada akhirnya, ketika kita menghitung jumlah berkas cahaya yang akhirnya keluar kembali, kita dapati bahwa jumlah ini bersesuaian dengan angka-angka Fibonacci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa banyak sekali struktur benda hidup dan tak hidup yang saling tak terkait di alam namun memiliki bentuk yang mengikuti satu rumus matematis tertentu merupakan salah satu bukti paling nyata bahwa semua ini telah dirancang secara khusus. Rasio emas adalah rumus keindahan yang sangat dikenal dan diterapkan oleh para seniman. Karya-karya seni yang didasarkan pada rasio itu menampilkan kesempurnaan keindahan. Tumbuhan, galaksi, mikroorganisme, kristal dan makhluk hidup yang dirancang menurut acuan yang ditiru oleh para seniman ini semuanya adalah contoh daya cipta mahahebat dari Allah. Allah menyatakan dalam Al Qur'an bahwa Dia telah menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. Beberapa ayat ini berbunyi: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;… Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. At Thalaaq, 65: 3) &lt;br /&gt;… Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya. (QS. Ar Ra'd, 13: 8)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;1- Mehmet Suat Bergil, Doðada/Bilimde/Sanatta, Altýn Oran (The Golden Ratio in Nature/Science/Art), Arkeoloji ve Sanat Yayinlari, 2nd Edition, 1993, h. 155.&lt;br /&gt;2- Guy Murchie, The Seven Mysteries of Life, First Mariner Boks, New York, h. 58-59.&lt;br /&gt;3- J. Cumming, Nucleus: Architecture and Building Construction, Longman, 1985.&lt;br /&gt;4- Mehmet Suat Bergil, Doðada/Bilimde/Sanatta, Altýn Oran (The Golden Ratio in Nature/Science/Art), Arkeoloji ve Sanat Yayinlari, 2nd Edition, 1993, h. 87.&lt;br /&gt;5- A. L. Goldberger, et al., "Bronchial Asymmetry and Fibonacci Scaling." Experientia, 41 : 1537, 1985.&lt;br /&gt;6- E. R. Weibel, Morphometry of the Human Lung, Academic Press, 1963.&lt;br /&gt;7- William Charlton, Aesthetics: An Introduction, Hutchinson University Library, London, 1970.&lt;br /&gt;8- Mehmet Suat Bergil, Doðada/Bilimde/Sanatta, Altýn Oran (The Golden Ratio in Nature/Science/Art), Arkeoloji ve Sanat Yayinlari, 2nd Edition, 1993, h. 77.&lt;br /&gt;9- "The 'Golden' spirals and 'pentagonal' symmetry in the alive Nature," online at: http://www.goldenmuseum.com/index_engl.html&lt;br /&gt;10- D'Arcy Wentworth Thompson, On Growth and Form, C.U.P., Cambridge, 1961.&lt;br /&gt;11- C. Morrison, Along The Track, Withcombe and Tombs, Melbourne.&lt;br /&gt;12- "The 'Golden' spirals and 'pentagonal' symmetry in the alive Nature," online at: http://www.goldenmuseum.com/index_engl.html&lt;br /&gt;13- J. H. Mogle, et al., "The Stucture and Function of Viruses," Edward Arnold, London, 1978.&lt;br /&gt;14- A. Klug, "Molecules on Grand Scale," New Scientist, 1561:46, 1987.&lt;br /&gt;15- Mehmet Suat Bergil, Doðada/Bilimde/Sanatta, Altýn Oran (The Golden Ratio in Nature/Science/Art), Arkeoloji ve Sanat Yayinlari, 2nd Edition, 1993, h. 82.&lt;br /&gt;16- Mehmet Suat Bergil, Doðada/Bilimde/Sanatta, Altýn Oran (The Golden Ratio in Nature/Science/Art), Arkeoloji ve Sanat Yayinlari, 2nd Edition, 1993, h. 85.&lt;br /&gt;17- For bodies of radiolarians, see H. Weyl, Synnetry, Princeton, 1952.&lt;br /&gt;18- Emre Becer, "Biçimsel Uyumun Matematiksel Kuralý Olarak, Altýn Oran" (The Golden Ratio as a Mathematical Rule of Formal Harmony), Bilim ve Teknik Dergisi (Journal of Science and Technology), January 1991, h.16.&lt;br /&gt;19- V.E. Hoggatt, Jr. and Bicknell-Johnson, Fibonacci Quartley, 17:118, 1979. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-9152363794467724945?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/9152363794467724945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/rasio-emas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/9152363794467724945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/9152363794467724945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/rasio-emas.html' title='Rasio Emas'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-9149094857645540058</id><published>2009-12-07T15:44:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:43:45.112+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Menyukai Fisika Lewat Imajinasi</title><content type='html'>Imajinasi lebih utama daripada pengetahuan. Pengetahuan bersifat terbatas. Imajinasi melingkupi dunia. -Albert Einstein.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berbicara tentang fisika dapat menimbulkan tanggapan yang beragam. Bukan gosip lagi kalau fisika merupakan salah satu "hantu" yang ditakuti oleh banyak pelajar, baik itu di tingkat menengah, umum, dan bahkan di perguruan tinggi. Sebagian orang menghafalkan rumus-rumus fisika layaknya buku sejarah tanpa menyadari maknanya. Ada juga yang pasrah karena menganggap fisika hanyalah milik orang-orang yang serius, cerdas, gila matematika, dan pada umumnya "kurang gaul". Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa menjadikan fisika sebagai karir hidup adalah pilihan yang salah karena "masuknya" mudah tapi "keluarnya" susah. Dengan kata lain, menjadi mahasiswa fisika tidaklah sulit tapi lulusnya setengah mati dan kerjanya paling-paling menjadi guru atau kalau beruntung bisa menjadi dosen. &lt;br /&gt;Beberapa pelajar mengagumi fisika karena membaca berita mengenai keberhasilan tim olimpiade fisika atau membaca buku tentang kehidupan para ilmuwan besar. Sayang, banyak juga yang hanya sebatas mengagumi tidak sampai menghayati atau mendalami fisika. Seringkali orang yang menguasai fisika dianggap sebagai orang "keren" sekaligus "aneh" karena mau belajar sesuatu yang sulit, padahal kalau jadi pengusaha bisa kaya-raya. Persepsi-persepsi demikian mengakibatkan masyarakat umum cenderung menggemari ilmu lain seperti metafisika. Disaat negara-negara lain berusaha untuk menyadarkan masyarakatnya agar tidak "gatek" alias gagap iptek negara kita melalui beberapa media massa tampaknya bekerja keras meyakinkan masyarakat agar tidak "gagib" atau gagap gaib. Padahal, penyampaian informasi ini menggunakan aplikasi fisika dan elektronika. Singkatnya, menemukan orang yang menyukai fisika bagaikan mencari jarum pentul didalam tumpukan jerami. &lt;br /&gt;Banyak sekali pelajar atau mahasiswa yang sabar menunggu penayangan rumus-rumus fisika di papan tulis, kemudian mengerjakan soal-soal fisika. Dari pengalaman, soal-soal tersebut diselesaikan dengan cara "gotong-royong" karena hanya sedikit orang yang bisa atau mau mengerjakannya. Keberhasilan pengajaran tidak jarang didasarkan atas kemampuan mengerjakan soal-soal ujian akhir, bukan pada penguasaan makna fisis dari rumus tersebut. &lt;br /&gt;Sebagai contoh, hampir semua orang di kelas tahu hukum kedua Newton, F = m.a, tetapi mungkin tak pernah terbayangkan bahwa rumus tersebut dapat menceritakan mengapa orang-orang gendut lebih suka main tarik tambang daripada lari 100 meter. Kemudian, siapa yang tak mengenal persamaan terkenal Einstein E = mc2 ? Sayang, sedikit sekali orang yang mengetahui bahwa massa sebuah buku fisika dasar mengandung energi yang dapat membawa suatu wahana antariksa ke bulan! &lt;br /&gt;Salah satu penyebab persepsi negatif tentang fisika adalah bahwa ilmu tersebut seringkali diajarkan tanpa penghayatan sehingga terasa menyebalkan. Padahal, melalui fisika kita dapat mengetahui banyak hal. Seorang pelajar yang mulai mempelajari ilmu ini tidak perlu jauh-jauh mengunjungi laboratorium untuk melihat fenomena fisika. Kapanpun dan dimanapun ia dapat berimajinasi (menghayal) tentang lingkungan sekitarnya. Keindahan warna bunga yang tampak oleh mata, musik yang terdengar nyaman di telinga, air terjun yang memikat, aliran angin yang sejuk, adalah sedikit contoh dari fenomena fisika sehari-hari. Penjelasan bahwa setiap warna memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda dan bahwa benda-benda menyerap serta meradiasikan panjang gelombang tertentu sehingga sampai ke mata kita, dapat dibaca dalam buku fisika. Akan tetapi seringkali orang tidak peduli dengan penjelasan itu karena tidak berimajinasi sehingga ia lupa akan keindahan alam dan tidak memiliki rasa ingin tahu. &lt;br /&gt;Imajinasi lahir dari lingkungan yang mendukung seseorang agar memikirkan berbagai fenomena disekitarnya. Jika masyarakat sekitar atau keluarga di rumah tidak menghargai kebebasan berpikir maka daya imajinasi sulit untuk berkembang. Hampir semua fisikawan terkenal adalah orang-orang yang suka berimajinasi dan seringkali dikatakan sebagai pemikir "radikal" karena dianggap aneh oleh lingkungan yang seringkali bersifat dogmatis. Einstein adalah contoh populer dari orang yang suka berimajinasi dan mengembangkannya. Ia membayangkan bagaimana seandainya ia dapat bergerak dengan kecepatan cahaya. Pemikiran aneh ini menghasilkan teori relativitas khusus yang sampai kini masih digunakan. Hal yang sama dilakukan oleh Newton. Kalau saja ia tidak suka melamun dibawah pohon apel mungkin hukum gravitasi universalnya tidak ditemukan sampai berpuluh-puluh tahun kemudian. &lt;br /&gt;Melalui imajinasi, kesadaran untuk mengamati fenomena alam dan membaca buku-buku fisika akan muncul dengan sendirinya. Sebagai contoh, molekul air (H2O) terdiri atas dua buah atom hidrogen dan sebuah atom oksigen. Kita tentu tidak mungkin melihat molekul air dengan mata telanjang. Akan tetapi, kita bisa berimajinasi bahwa molekul-molekul tersebut berukuran kecil sekali sehingga tak tampak. Oleh karenanya, jumlah molekul yang menyusun suatu benda haruslah sangat banyak. Melalui imajinasi kita tergerak untuk mempelajari bahwa satu mol molekul air (yang beratnya sekitar 18 gram) mengandung sekitar 6 x 1023 molekul. Jadi, satu sendok air ternyata terdiri atas sekitar 1022 molekul. Jumlah itu sangatlah besar. Jika seluruh penduduk indonesia diberi tugas untuk menghitung satu per satu molekul berbeda tiap 5 detik maka itu membutuhkan waktu bermiliar-miliar tahun! &lt;br /&gt;Fisikawan tidak membuat rumus-rumus untuk dihafalkan atau ditulis pada telapak tangan. Rumus-rumus dibuat untuk memahami fenomena-fenomena alam dalam bentuk yang ringkas, indah, universal, dan berguna untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut fenomena tersebut. Memang, fisika tidak mungkin terlepas dari matematika. Tanpa definisi matematis, fisika sangat sulit dikembangkan dan dimanfanfaatkan sebagai teknologi. Meskipun demikian, untuk mempelajari dasar-dasar fisika seseorang tidak perlu menjadi "gila" matematika ataupun menjadi serius dan takut tak dapat pacar karena "kurang gaul". Belajar fisika memang tidak mudah, tapi dengan melepaskan diri dari pemikiran yang dogmatis dan keinginan untuk berpikir bebas, imajinasi akan muncul dan bisa menjadi petualangan yang menyenangkan bagi siapapun. &lt;br /&gt;Sungai Gorge di Afrika Selatan menyimpan keindahan tiada tara. Banyak sekali fenomena fisika yang membuat pemandangan diatas begitu mempesona: Hukum pemantulan dan pembiasan menghasilkan gambaran 'gunung terbalik' yang terlihat diatas permukaan sungai. Polarisasi cahaya matahari oleh molekul diudara memberikan pemandangan biru yang sangat serasi dengan warna hijau dan coklat muda. Tiupan angin akibat adanya perbedaan tekanan udara menggerakan dedaunan pohon secara terirama. Tampak seekor hewan mengkonsumsi makanan dan minuman untuk mempertahankan kehidupan, suatu proses mengurangi entropi (ketidakteraturan) dengan cara menambah energi dalam hewan. Bukankah fisika itu indah? (diambil dari Microsoft Reference Library 2003. Encarta)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-9149094857645540058?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/9149094857645540058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/menyukai-fisika-lewat-imajinasi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/9149094857645540058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/9149094857645540058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/menyukai-fisika-lewat-imajinasi.html' title='Menyukai Fisika Lewat Imajinasi'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-310410563881099847</id><published>2009-12-07T14:53:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:44:03.157+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Teori Waktu Dari Einstein</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;Oleh Fitria&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Pernah merasa waktu berjalan cepat atau terasa begitu lambat? Seperti saat waktu berlalu begitu cepat ketika Anda sedang bersama teman- teman atau saat waktu terasa begitu lambat ketika Anda terjebak dalam hujan. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tapi Anda tidak bisa mempercepat atau memperlambat waktu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu selalu berjalan dalam kecepatan yang konstan. Einstein tidak berpikir demikian. Ide dia adalah semakin kita mendekati kecepatan cahaya, semakin lambat waktunya relatif dibandingkan kondisi orang yang tidak bergerak. Dia menyebutnya melambatnya waktu karena gerakan. Tidak mungkin, kamu bilang? Oke, bayangkan ini. Kamu berdiri di bumi, memegang jam. Teman baikmu ada di dalam roket dengan kecepatan 250.000 km/detik. Temanmu juga memegang sebuah jam. Kalau kamu bisa melihat jam yang dibawa temanmu, kamu akan melihat bahwa jam itu tampak berjalan lebih lambat daripada jam kamu. Sebaliknya temanmu akan merasa jam yang ia bawa berjalan biasa2 aja (tidak melambat), dia pikir malah jam kamu yang tampak berjalan lebih lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bingung? Ingat, Einstein butuh 8 tahun untuk menemukan hal ini. Dan dia dianggap jenius. Einstein memberikan contoh untuk menunjukan efek perlambatan waktu yang dia sebut “paradoks kembar”. Seperti permainan penjelajah waktu. Mari kita mencobanya dengan menganggap ada 2 orang kembar bernama Eyne dan Stine. Dua2nya kita anggap berumur 10 tahun. Eyne memutuskan dia sudah bosan di bumi dan perlu liburan. Dia mendengar bahwa ada hal yang menarik di sistem bintang Alpha3, yang berjarak 25 tahun cahaya. Stine yang harus mengikuti ujian matematika minggu depan, harus tinggal di rumah untuk belajar. Jadi Eyne berangkat sendiri. Ingin sampai secepatnya di sana, dia memutuskan untuk berjalan dengan kecepatan 99,99% kecepatan cahaya. Perjalanan ke sistem bintang itu bolak balik membutuhkan waktu 50 tahun. Apa yang terjadi ketika Eyne kembali? Stine sudah 60 tahun, tapi Eyen masih berumur 10 ½ tahun. Bagaimana mungkin? Eyne sudah pergi selama 50 tahun tapi hanya bertambah umur ½ tahun! Hey, apakah Eyne baru saja menemukan mata air awet muda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide Einstein tentang waktu yang melambat tampak benar dan semua adalah teori, tapi bagaimana kamu tahu kalau dia benar? Salah satu cara adalah dengan naik roket dan memacu roket itu mendekati kecepatan cahaya. Tapi sampai saat ini, kita belum bisa melakukannya. Tapi ada satu cara untuk mengetestnya. Bagaimana kita tahu kalau Einstein tidak salah? Percobaan ini mungkin bisa memberikan penjelasan atas idenya. Jam atom adalah jam yang sangat akurat, bisa mengukur satuan waktu yang sangat kecil. Sepersejutaan detik bisa diukur. Di tahun 1971, ilmuwan menggunakan jam ini untuk mengetest ide Einstein. Satu jam atom diset di atas bumi, dan satu lagi dibawa keliling dunia menggunakan pesawat jet dengan kecepatan 966 km/jam. Pada awalnya kedua jam itu diset agar menunjukan waktu yang sama. Apa yang terjadi ketika jam dibawa mengelilingi dunia dan kemudian kembali ke titik di tempat jam satunya lagi berada? Sesuai perkiraan Einstein, kedua jam itu sudah tidak menunjukan waktu yang sama. Jam yang sudah dibawa keliling dunia, menunjukan keterlambatan waktu seperberapa juta detik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu mungkin bertanya kenapa kok bedanya begitu kecil? Pertanyaan yang bagus! Yah, 966 km/jam cukup cepat, tapi masih belum mendekati kecepatan cahaya. Untuk melihat perbedaan waktu yang signifikan, kamu harus melaju dengan sangat lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-310410563881099847?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/310410563881099847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/teori-waktu-dari-einstein.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/310410563881099847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/310410563881099847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/12/teori-waktu-dari-einstein.html' title='Teori Waktu Dari Einstein'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-8571730621355931610</id><published>2009-11-30T11:49:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:44:20.491+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>ATM Musik, Mungkinkah ?</title><content type='html'>ATM Musik? Mungkin konsep ini tidak terlalu susah untuk dipahami. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=2009_02_06_02_50_07_CD2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/2009_02_06_02_50_07_CD2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sedang berjalan-jalan di mal kita sering menemukan tempat-tempat untuk men-download nada dering untuk telepon genggam kita. Bentuknya memang mirip ATM (Automatic Teller Machine) yang biasanya kita gunakan untuk mengambil uang tunai ataupun untuk melakukan berbagai transaksi perbankan &lt;br /&gt;secara lebih praktis. Dengan ATM musik, kita tidak hanya bisa men-download nada dering saja, tetapi juga berbagai lagu favorit kita yang biasanya hanya bisa kita dapatkan dengan cara membeli kaset atau CD (Compact Disc). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga kaset dan CD musik semakin lama semakin tinggi sehingga hampir tidak terjangkau oleh sebagian penduduk. Ini memicu timbulnya banyak pembajakan kaset dan CD yang pada akhirnya mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi industri musik. Musik yang direkam di CD memiliki kualitas yang jauh lebih bagus dari musik yang direkam di pita kaset biasa. Tetapi harga &lt;br /&gt;CD pun jauh lebih tinggi dari harga kaset. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format musik MP3 hanya membutuhkan tempat sebanyak 3 MB untuk satu lagu yang berdurasi tiga menit. Ini sepuluh kali lebih kecil dari format CD. Tetapi apakah kualitasnya tetap terjaga? Dan bagaimana pula caranya mengkompresi musik yang tadinya mencapai 32 MB sampai menjadi 3 MB saja? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kini kita kembali lagi pada persoalan komputer dan koneksi internet. Kita tetap harus memiliki komputer untuk bisa terhubungkan ke internet agar bisa mendownload musik favorit kita. Walaupun komputer kini sudah semakin memasyarakat, barang elektronik itu tetap dianggap sebagai barang mahal yang hanya bisa dimiliki oleh kalangan menengah ke atas. Bagaimana nasib mereka yang termasuk kalangan bawah? Dari sinilah muncul ide ATM &lt;br /&gt;musik atau Music Teller! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun bisa datang ke ATM musik yang tersebar di segala tempat. Di ATM musik itu kita bisa langsung membeli musik yang kita inginkan dengan harga yang terjangkau karena disimpan dalam format MP3. Kita dapat membayarnya dengan menggunakan kartu kredit ataupun kartu anggota khusus yang dapat dibuat dengan mudah. Kita hanya perlu memilih lagu-lagu yang kita &lt;br /&gt;inginkan, kemudian mendownloadnya ke telepon genggam ataupun MP3 player pada kecepatan sekitar enam lagu per menit! Cepat, praktis, mudah, dan murah! (Yohanes Surya/rmb) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-8571730621355931610?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/8571730621355931610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/atm-musik-mungkinkah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/8571730621355931610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/8571730621355931610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/atm-musik-mungkinkah.html' title='ATM Musik, Mungkinkah ?'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-3106523563434148589</id><published>2009-11-30T11:45:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:44:34.748+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Bisakah Kita Mengenal Black Hole ?</title><content type='html'>MUNGKIN tidak ada objek astronomi yang sepopuler lubang hitam (black hole).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Di dalam arena diskusi dengan masyarakat luas di setiap kesempatan, pertanyaan mengenai objek eksotik yang satu ini seakan tidak pernah lupa untuk dilontarkan. Siapa sangka, istilah yang pertama kali diberikan oleh John Archibald Wheeler pada 1969 sebagai ganti nama yang terlalu panjang, yaitu completely gravitational collapsed stars, ini menjadi sedemikian akrab di kalangan awam sekalipun? &lt;br /&gt;Konsep lubang hitam pertama kali diajukan oleh seorang matematikawan-astronom berkebangsaan Jerman, Karl Schwarzschild, pada tahun 1916 sebagai solusi eksak dari persamaan medan Einstein (Relativitas Umum). Penyelesaian berupa persamaan diferensial orde dua nonlinear--yang dihasilkan Schwarzschild hanya dengan bantuan pensil dan kertas kala itu--sangat memikat Einstein. Pasalnya, relativitas umum yang bentuk finalnya telah dipaparkan Einstein di Akademi Prusia pada 25 November 1915, oleh penemunya sendiri "hanya" berhasil dipecahkan dengan penyelesaian pendekatan. Bahkan dalam perkiraan Einstein, tidak akan mungkin menemukan solusi eksak dari persamaan medan temuannya tersebut. &lt;br /&gt;Istilah lubang hitam sendiri menggambarkan kondisi kelengkungan ruang-waktu di sekitar benda bermassa dengan medan gravitasi yang sangat kuat. Menurut teori relativitas umum, kehadiran massa akan mendistorsi ruang dan waktu. Dalam bahasa yang sederhana, kehadiran massa akan melengkungkan ruang dan waktu di sekitarnya. Ilustrasi yang umum digunakan untuk mensimulasikan kelengkungan ruang di sekitar benda bermassa dalam relativitas umum adalah dengan menggunakan lembaran karet sangat elastis untuk mendeskripsikan ruang 3 dimensi ke dalam ruang 2 dimensi. &lt;br /&gt;Bila kita mencoba menggelindingkan sebuah bola pingpong di atas hamparan lembaran karet tersebut, bola akan bergerak lurus dengan hanya memberi sedikit tekanan pada lembaran karet. Sebaliknya, bila kita letakkan bola biliar yang massanya lebih besar (masif) dibandingkan bola pingpong, akan kita dapati lembaran karet melengkung dengan cekungan di pusat yang ditempati oleh bola biliar tersebut. Semakin masif bola yang kita gunakan, akan semakin besar tekanan yang diberikan dan semakin dalam pula cekungan pusat yang dihasilkan pada lembaran karet. &lt;br /&gt;Sudah menjadi pengetahuan publik bila gerak Bumi dan planet-planet lain dalam tata surya mengorbit Matahari sebagai buah kerja dari gaya gravitasi, sebagaimana yang telah dibuktikan oleh Isaac Newton pada tahun 1687 dalam Principia Mathematica-nya. Melalui persamaan matematika yang menjelaskan hubungan antara kelengkungan ruang dan distribusi massa di dalamnya, Einstein ingin memberikan gambaran tentang gravitasi yang berbeda dengan pendahulunya tersebut. Bila sekarang kita menggulirkan bola yang lebih ringan di sekitar bola yang masif pada lembaran karet di atas, kita menjumpai bahwa bola yang ringan tidak lagi mengikuti lintasan lurus sebagaimana yang seharusnya, melainkan mengikuti kelengkungan ruang yang terbentuk di sekitar bola yang lebih masif. Cekungan yang dibentuk telah berhasil "menangkap" benda bergerak lainnya sehingga mengorbit benda pusat yang lebih masif tersebut. Inilah deskripsi yang sama sekali baru tentang penjelasan gerak mengorbitnya planet-planet di sekitar Matahari a la relativitas umum. Dalam kasus lain bila benda bergerak menuju ke pusat cekungan, benda tersebut tentu akan tertarik ke arah benda pusat. Ini juga memberi penjelasan tentang fenomena jatuhnya meteoroid ke Matahari, Bumi, atau planet-planet lainnya. &lt;br /&gt;Radius kritis &lt;br /&gt;Melalui persamaan matematisnya yang berlaku untuk sembarang benda berbentuk bola sebagai solusi eksak atas persamaan medan Einstein, Schwarzschild menemukan bahwa terdapat suatu kondisi kritis yang hanya bergantung pada massa benda tersebut. Bila jari-jari benda tersebut (bintang misalnya) mencapai suatu harga tertentu, ternyata kelengkungan ruang-waktu menjadi sedemikian besarnya sehingga tak ada satupun yang dapat lepas dari permukaan benda tersebut, tak terkecuali cahaya yang memiliki kelajuan 300.000 kilometer per detik! Jari-jari kritis tersebut sekarang disebut Jari-jari Schwarzschild, sementara bintang masif yang mengalami keruntuhan gravitasi sempurna seperti itu, untuk pertama kalinya dikenal dengan istilah lubang hitam dalam pertemuan fisika ruang angkasa di New York pada tahun 1969. &lt;br /&gt;Untuk menjadi lubang hitam, menurut persamaan Schwarzschild, Matahari kita yang berjari-jari sekira 700.000 kilometer harus dimampatkan hingga berjari-jari hanya 3 kilometer saja. Sayangnya, bagi banyak ilmuwan kala itu, hasil yang diperoleh Schwarzschild dipandang tidak lebih sebagai sebuah permainan matematis tanpa kehadiran makna fisis. Einstein termasuk yang beranggapan demikian. Akan terbukti belakangan, keadaan ekstrem yang ditunjukkan oleh persamaan Schwarzschild sekaligus model yang diajukan fisikawan Amerika Robert Oppenheimer beserta mahasiswanya, Hartland Snyder, pada 1939 yang berangkat dari perhitungan Schwarzschild berhasil ditunjukkan dalam sebuah simulasi komputer. &lt;br /&gt;Kelahiran lubang hitam &lt;br /&gt;Bagaimana proses fisika hingga terbentuknya lubang hitam? Bagi mahasiswa tingkat sarjana di Departemen Astronomi, mereka mempelajari topik ini di dalam perkuliahan evolusi Bintang. Waktu yang diperlukan kumpulan materi antarbintang (sebagian besar hidrogen) hingga menjadi "bintang baru" yang disebut sebagai bintang deret utama (main sequence star), bergantung pada massa cikal bakal bintang tersebut. Makin besar massanya, makin singkat pula waktu yang diperlukan untuk menjadi bintang deret utama. Energi yang dimiliki "calon" bintang ini semata-mata berasal dari pengerutan gravitasi. Karena pengerutan gravitasi inilah temperatur di pusat bakal bintang menjadi meninggi. &lt;br /&gt;Dari mana bintang-bintang mendapatkan energi untuk menghasilkan kalor dan radiasi, pertama kali dipaparkan oleh astronom Inggris Sir Arthur Stanley Eddington. Sir Eddington juga yang pernah memimpin ekspedisi gerhana Matahari total ke Pulau Principe di lepas pantai Afrika pada 29 Mei 1919 untuk membuktikan ramalan teori relativitas umum tentang pembelokan cahaya bintang di dekat Matahari. Meskipun demikian, fisikawan nuklir Hans Bethe-lah yang pada tahun 1938 berhasil menjelaskan bahwa reaksi fusi nuklir (penggabungan inti-inti atom) di pusat bintang dapat menghasilkan energi yang besar. Pada temperatur puluhan juta Kelvin, inti-inti hidrogen (materi pembentuk bintang) mulai bereaksi membentuk inti helium. Energi yang dibangkitkan oleh reaksi nuklir ini membuat tekanan radiasi di dalam bintang dapat menahan pengerutan yang terjadi. Bintang pun kemudian berada dalam kesetimbangan hidrostatik dan akan bersinar terang dalam waktu jutaan bahkan milyaran tahun ke depan bergantung pada massa awal yang dimilikinya. &lt;br /&gt;Semakin besar massa awal bintang, semakin cepat laju pembangkitan energinya sehingga semakin singkat pula waktu yang diperlukan untuk menghabiskan pasokan bahan bakar nuklirnya. Manakala bahan bakar tersebut habis, tidak akan ada lagi yang mengimbangi gravitasi, sehingga bintang pun mengalami keruntuhan kembali. &lt;br /&gt;Nasib akhir sebuah bintang ditentukan oleh kandungan massa awalnya. Artinya, tidak semua bintang akan mengakhiri hidupnya sebagai lubang hitam. Untuk bintang-bintang seukuran massa Matahari kita, paling jauh akan menjadi bintang katai putih (white dwarf) dengan jari-jari lebih kecil daripada semula, namun dengan kerapatan mencapai 100 hingga 1000 kilogram tiap centimeter kubiknya! Tekanan elektron terdegenerasi akan menahan keruntuhan lebih lanjut sehingga bintang kembali setimbang. Karena tidak ada lagi sumber energi di pusat bintang, bintang katai putih selanjutnya akan mendingin menjadi bintang katai gelap (black dwarf). &lt;br /&gt;Untuk bintang-bintang dengan massa awal yang lebih besar, setelah bintang melontarkan bagian terluarnya akan tersisa bagian inti yang mampat. Jika massa inti yang tersisa tersebut lebih besar daripada 1,4 kali massa Matahari (massa Matahari: 2x10 pangkat 30 kilogram), gravitasi akan mampu mengatasi tekanan elektron dan lebih lanjut memampatkan bintang hingga memaksa elektron bergabung dengan inti atom (proton) membentuk netron. Bila massa yang dihasilkan ini kurang dari 3 kali massa Matahari, tekanan netron akan menghentikan pengerutan untuk menghasilkan bintang netron yang stabil dengan jari-jari hanya belasan kilometer saja. Sebaliknya, bila massa yang dihasilkan pasca ledakan bintang lebih dari 3 kali massa Matahari, tidak ada yang bisa menahan pengerutan gravitasi. Bintang akan mengalami keruntuhan gravitasi sempurna membentuk objek yang kita kenal sebagai lubang hitam. Bila bintang katai putih dapat dideteksi secara fotografik dan bintang netron dengan teleskop radio, lubang hitam tidak akan pernah dapat kita lihat secara langsung! &lt;br /&gt;Mengenali lubang hitam &lt;br /&gt;Bila memang lubang hitam tidak akan pernah bisa kita lihat secara langsung, lantas bagaimana kita bisa meyakini keberadaannya? Untuk menjawab pertanyaan ini, John Wheeler sebagai tokoh yang mempopulerkan istilah lubang hitam, memiliki sebuah perumpamaan yang menarik. Bayangkan Anda berada di sebuah pesta dansa di mana para pria mengenakan tuksedo hitam sementara para wanita bergaun putih panjang. Mereka berdansa sambil berangkulan, dan karena redupnya penerangan di dalam ruangan, Anda hanya dapat melihat para wanita dalam balutan busana putih mereka. Nah, wanita itu ibarat bintang kasat mata sementara sang pria sebagai lubang hitamnya. Meskipun Anda tidak melihat pasangan prianya, dari gerakan wanita tersebut Anda dapat merasa yakin bahwa ada sesuatu yang menahannya untuk tetap berada dalam "orbit dansa". &lt;br /&gt;Demikianlah para astronom dalam mengenali keberadaan sebuah lubang hitam. Mereka menggunakan metode tak langsung melalui pengamatan bintang ganda yang beranggotakan bintang kasat mata dan sebuah objek tak tampak. Beruntung, semesta menyediakan sampel bintang ganda dalam jumlah yang melimpah. Kenyataan ini bukanlah sesuatu yang mengherankan, sebab bintang-bintang memang terbentuk dalam kelompok. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di galaksi kita, Bima Sakti, terdapat banyak bintang yang merupakan anggota suatu gugus bintang ataupun asosiasi. &lt;br /&gt;Telah disebutkan di atas bahwa medan gravitasi lubang hitam sangat kuat, jauh lebih kuat daripada bintang kompak lainnya seperti bintang “katai putih” maupun bintang netron. Dalam sebuah sistem bintang ganda berdekatan, objek yang lebih masif dapat menarik materi dari bintang pasangannya. Demikian pula dengan lubang hitam. lubang hitam menarik materi dari bintang pasangan dan membentuk cakram akresi di sekitarnya (bayangkan sebuah donat yang pipih bentuknya). Bagian dalam dari cakram yang bergerak dengan kelajuan mendekati kelajuan cahaya, akan melepaskan energi potensial gravitasinya ketika jatuh ke dalam lubang hitam. Energi yang sedemikian besar diubah menjadi kalor yang akan memanaskan molekul-molekul gas hingga akhirnya terpancar sinar-X dari cakram akresi tersebut. Sinar-X yang dihasilkan inilah yang digunakan oleh para astronom untuk mencurigai keberadaan sebuah lubang hitam dalam suatu sistem bintang ganda. Untuk lebih meyakinkan bahwa bintang kompak tersebut benar-benar lubang hitam alih-alih bintang “katai putih” ataupun bintang netron, astronom menaksir massa objek tersebut dengan perangkat matematika yang disebut fungsi massa. Bila diperoleh massa bintang kompak lebih dari 3 kali massa Matahari, besar kemungkinan objek tersebut adalah lubang hitam. &lt;br /&gt;Sumber : Pikiran Rakyat (6 Oktober 2005)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-3106523563434148589?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/3106523563434148589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/bisakah-kita-mengenal-black-hole.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/3106523563434148589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/3106523563434148589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/bisakah-kita-mengenal-black-hole.html' title='Bisakah Kita Mengenal Black Hole ?'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-2895750491457819948</id><published>2009-11-30T11:39:00.002+08:00</published><updated>2009-12-25T04:44:50.741+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Big Bang (2)</title><content type='html'>Segala bukti meyakinkan sebagaimana dipaparkan dalam bagian 1 artikel ini telah menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat dari ketiadaan.&lt;br /&gt;Dennis Sciama, yang selama bertahun-tahun bersama Fred Hoyle mempertahankan teori steady-state, yang berlawanan dengan fakta penciptaan alam semesta, menjelaskan posisi akhir yang telah mereka capai setelah semua bukti bagi teori Big Bang terungkap. Sciama menyatakan bahwa ia mempertahankan teori steady-state bukan karena ia menanggapnya benar, melainkan karena ia berharap bahwa inilah yang benar. Sciama selanjutnya mengatakan bahwa ketika bukti mulai bertambah, ia harus mengakui bahwa permainan telah usai dan teori steady-state harus ditolak.1 Prof. George Abel dari universitas California juga menerima kemenangan akhir Big Bang dan menyatakan bahwa bukti yang kini ada menunjukkan bahwa alam semesta bermula milyaran tahun silam melalui peristiwa Big Bang. Ia mengakui bahwa ia tak memiliki pilihan kecuali menerima teori Big Bang. &lt;br /&gt;Dengan kemenangan Big Bang, mitos 'materi kekal' yang menjadi dasar berpijak paham materialis terhempaskan ke dalam tumpukan sampah sejarah. Lalu keberadaan apakah sebelum Big Bang; dan kekuatan apa yang memunculkan alam semesta sehingga menjadi 'ada' dengan ledakan raksasa ini saat alam tersebut 'tidak ada'? Meminjam istilah Arthur Eddington, pertanyaan ini jelas mengarah pada fakta yang 'secara filosofis menjijikkan' bagi kaum materialis, yakni keberadaan sang Pencipta. Filosof ateis terkenal Antony Flew berkata tentang hal ini: "Sayangnya, pengakuan adalah baik bagi jiwa. Karenanya, saya akan memulai dengan pengakuan bahwa kaum Ateis Stratonisian terpaksa dipermalukan oleh kesepakatan kosmologi zaman ini. Sebab, tampaknya para ahli kosmologi tengah memberikan bukti ilmiah bahwa alam semesta memiliki permulaan." 2&lt;br /&gt;Banyak ilmuwan yang tidak secara buta menempatkan dirinya sebagai ateis telah mengakui peran Pencipta yang Mahaperkasa dalam penciptaan alam semesta. Pencipta ini haruslah Dzat yang telah menciptakan materi dan waktu, namun tidak terikat oleh keduanya. Ahli astrofisika terkenal Hugh Ross mengatakan: "Jika permulaan waktu terjadi bersamaan dengan permulaan alam semesta, sebagaimana pernyataan teorema ruang, maka penyebab terbentuknya alam semesta pastilah sesuatu yang bekerja pada dimensi waktu yang sama sekali tak tergantung dan lebih dulu ada dari dimensi waktu alam semesta. Kesimpulan ini memberitahu kita bahwa Tuhan bukanlah alam semesta itu sendiri, Tuhan tidak pula berada di dalam alam semesta." 3&lt;br /&gt;Begitulah, materi dan waktu diciptakan oleh sang Pencipta yang tidak terikat oleh keduanya. Pencipta ini adalah Allah, Dialah Penguasa langit dan bumi. &lt;br /&gt;Sebenarnya, Big Bang telah menimbulkan masalah yang lebih besar bagi kaum materialis daripada pengakuan Filosof ateis, Antony Flew. Sebab, Big Bang tak hanya membuktikan bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan, tetapi ia juga diciptakan secara sangat terencana, sistematis dan teratur. Big Bang terjadi melalui ledakan suatu titik yang berisi semua materi dan energi alam semesta serta penyebarannya ke segenap penjuru ruang angkasa dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dari materi dan energi ini, munculah suatu keseimbangan luar biasa yang melingkupi berbagai galaksi, bintang, matahari, bulan, dan benda angkasa lainnya. Hukum alam pun terbentuk yang kemudian disebut 'hukum fisika', yang seragam di seluruh penjuru alam semesta, dan tidak berubah. Hukum fisika yang muncul bersamaan dengan Big Bang tak berubah sama sekali selama lebih dari 15 milyar tahun. Selain itu, hukum ini didasarkan atas perhitungan yang sangat teliti sehingga penyimpangan satu milimeter saja dari angka yang ada sekarang akan berakibat pada kehancuran seluruh bangunan dan tatanan alam semesta. Semua ini menunjukkan bahwa suatu tatanan sempurna muncul setelah Big Bang.&lt;br /&gt;Namun, ledakan tidak mungkin memunculkan tatanan sempurna. Semua ledakan yang diketahui cenderung berbahaya, menghancurkan, dan merusak apa yang ada. Jika kita diberitahu tentang kemunculan tatanan sangat sempurna setelah suatu ledakan, kita dapat menyimpulkan bahwa ada campur tangan 'cerdas' di balik ledakan ini, dan segala serpihan yang berhamburan akibat ledakan ini telah digerakkan secara sangat terkendali. Sir Fred Hoyle, yang akhirnya harus menerima teori Big Bang setelah bertahun-tahun menentangnya, mengungkapkan hal ini dengan jelas: "Teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta berawal dari satu ledakan tunggal. Tapi, sebagaimana diketahui, ledakan hanya menghancurkan materi berkeping-keping, sementara Big Bang secara misterius telah menghasilkan dampak yang berlawanan - yakni materi yang saling bergabung dan membentuk galaksi-galaksi." 4&lt;br /&gt;Tidak ada keraguan, jika suatu tatanan sempurna muncul melalui sebuah ledakan, maka harus diakui bahwa terdapat campur tangan Pencipta yang berperan di setiap saat dalam ledakan ini. &lt;br /&gt;Hal lain dari tatanan luar biasa yang terbentuk di alam menyusul peristiwa Big Bang ini adalah penciptaan 'alam semesta yang dapat dihuni'. Persyaratan bagi pembentukan suatu planet layak huni sungguh sangat banyak dan kompleks, sehingga mustahil untuk beranggapan bahwa pembentukan ini bersifat kebetulan. Setelah melakukan perhitungan tentang kecepatan mengembangnya alam semesta, Paul Davis, profesor fisika teori terkemuka, berkata bahwa kecepatan ini memiliki ketelitian yang sungguh tak terbayangkan. Davies berkata: "Perhitungan jeli menempatkan kecepatan pengembangan ini sangat dekat pada angka kritis yang dengannya alam semesta akan terlepas dari gravitasinya dan mengembang selamanya. Sedikit lebih lambat dan alam ini akan runtuh, sedikit lebih cepat dan keseluruhan materi alam semesta sudah berhamburan sejak dulu. Jelasnya, big bang bukanlah sekedar ledakan zaman dulu, tapi ledakan yang terencana dengan sangat cermat." 5&lt;br /&gt;Fisikawan terkenal, Prof. Stephen Hawking mengatakan dalam bukunya A Brief History of Time, bahwa alam semesta dibangun berdasarkan perhitungan dan keseimbangan yang lebih akurat dari yang dapat kita bayangkan. Dengan merujuk pada kecepatan mengembangnya alam semesta, Hawking berkata: "Jika kecepatan pengembangan ini dalam satu detik setelah Big Bang berkurang meski hanya sebesar angka satu per-seratus ribu juta juta, alam semesta ini akan telah runtuh sebelum pernah mencapai ukurannya yang sekarang." 6&lt;br /&gt;Paul Davies juga menjelaskan akibat tak terhindarkan dari keseimbangan dan perhitungan yang luar biasa akuratnya ini: "Adalah sulit menghindarkan kesan bahwa tatanan alam semesta sekarang, yang terlihat begitu sensitif terhadap perubahan angka sekecil apapun, telah direncanakan dengan sangat teliti. Kemunculan serentak angka-angka yang tampak ajaib ini, yang digunakan alam sebagai konstanta-konstanta dasarnya, pastilah menjadi bukti paling meyakinkan bagi keberadaan desain alam semesta." 7&lt;br /&gt;Berkenaan dengan kenyataan yang sama ini, profesor astronomi Amerika, George Greenstein menulis dalam bukunya The Symbiotic Universe: "Ketika kita mengkaji semua bukti yang ada, pemikiran yang senantiasa muncul adalah bahwa kekuatan supernatural pasti terlibat." 8&lt;br /&gt;Singkatnya, saat meneliti sistem mengagumkan di alam semesta, akan kita pahami bahwa keberadaan dan cara kerjanya bersandar pada keseimbangan yang sangat sensitif dan tatanan yang terlalu kompleks untuk dijelaskan oleh peristiwa kebetulan. Sebagaimana dimaklumi, tidaklah mungkin keseimbangan dan tatanan luar biasa ini terbentuk dengan sendirinya dan secara kebetulan melalui suatu ledakan besar. Pembentukan tatanan semacam ini menyusul ledakan seperti Big Bang adalah satu bukti nyata adanya penciptaan supernatural. &lt;br /&gt;Rancangan dan tatanan tanpa tara di alam semesta ini tentulah membuktikan keberadaan Pencipta, beserta Ilmu, Keagungan dan Hikmah-Nya yang tak terbatas, Yang telah menciptakan materi dari ketiadaan dan Yang berkuasa mengaturnya tanpa henti. Sang Pencipta ini adalah Allah, Tuhan seluruh sekalian alam.&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;1. Stephen Hawking, Evreni Kucaklayan Karinca, Alkim Publishing, 1993, hlm. 62-63 &lt;br /&gt;2. Henry Margenau and Roy Abraham Varghese, eds., Cosmos, Bios, Theos, La Salle, IL: Open Court Publishing, 1992, hlm. 241 &lt;br /&gt;3. Hugh Ross, Ph.D., The Creator and the Cosmos, Navpress, 1995, hlm. 76&lt;br /&gt;4. W.R. Bird, The Origin of Species Revisited, Nashville: Thomas Nelson, 1991; aslinya diterbitkan oleh Philosophical Library pada 1987, hlm. 462 &lt;br /&gt;5. Paul Davies, Superforce: The Search for a Grand Unified Theory of Nature, 1984, hlm. 184&lt;br /&gt;6. Stephen Hawking, A Brief History Of Time, Bantam Press, London: 1988, hlm. 121-125 &lt;br /&gt;7. Paul Davies. God and the New Physics. New York: Simon &amp; Schuster, 1983, hlm. 189 &lt;br /&gt;8. George Greenstein, The Symbiotic Universe, hlm. 27 &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-2895750491457819948?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/2895750491457819948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/big-bang-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/2895750491457819948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/2895750491457819948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/big-bang-2.html' title='Big Bang (2)'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-6112442955933045393</id><published>2009-11-30T11:37:00.003+08:00</published><updated>2009-12-25T04:45:24.456+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Big Bang (1)</title><content type='html'>GAGASAN KUNO ABAD 19: ALAM SEMESTA KEKAL&lt;br /&gt;Gagasan yang umum di abad 19 adalah bahwa alam semesta merupakan kumpulan materi berukuran tak hingga yang telah ada sejak dulu kala dan akan terus ada selamanya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Selain meletakkan dasar berpijak bagi paham materialis, pandangan ini menolak keberadaan sang Pencipta dan menyatakan bahwa alam semesta tidak berawal dan tidak berakhir.&lt;br /&gt;Materialisme adalah sistem pemikiran yang meyakini materi sebagai satu-satunya keberadaan yang mutlak dan menolak keberadaan apapun selain materi. Berakar pada kebudayaan Yunani Kuno, dan mendapat penerimaan yang meluas di abad 19, sistem berpikir ini menjadi terkenal dalam bentuk paham Materialisme dialektika Karl Marx.&lt;br /&gt;Para penganut materalisme meyakini model alam semesta tak hingga sebagai dasar berpijak paham ateis mereka. Misalnya, dalam bukunya Principes Fondamentaux de Philosophie, filosof materialis George Politzer mengatakan bahwa "alam semesta bukanlah sesuatu yang diciptakan" dan menambahkan: "Jika ia diciptakan, ia sudah pasti diciptakan oleh Tuhan dengan seketika dan dari ketiadaan".&lt;br /&gt;Ketika Politzer berpendapat bahwa alam semesta tidak diciptakan dari ketiadaan, ia berpijak pada model alam semesta statis abad 19, dan menganggap dirinya sedang mengemukakan sebuah pernyataan ilmiah. Namun, sains dan teknologi yang berkembang di abad 20 akhirnya meruntuhkan gagasan kuno yang dinamakan materialisme ini.&lt;br /&gt;ASTRONOMI MENGATAKAN: ALAM SEMESTA DICIPTAKAN&lt;br /&gt;Pada tahun 1929, di observatorium Mount Wilson California, ahli astronomi Amerika, Edwin Hubble membuat salah satu penemuan terbesar di sepanjang sejarah astronomi. Ketika mengamati bintang-bintang dengan teleskop raksasa, ia menemukan bahwa mereka memancarkan cahaya merah sesuai dengan jaraknya. Hal ini berarti bahwa bintang-bintang ini "bergerak menjauhi" kita. Sebab, menurut hukum fisika yang diketahui, spektrum dari sumber cahaya yang sedang bergerak mendekati pengamat cenderung ke warna ungu, sedangkan yang menjauhi pengamat cenderung ke warna merah. Selama pengamatan oleh Hubble, cahaya dari bintang-bintang cenderung ke warna merah. Ini berarti bahwa bintang-bintang ini terus-menerus bergerak menjauhi kita. &lt;br /&gt;Jauh sebelumnya, Hubble telah membuat penemuan penting lain. Bintang dan galaksi bergerak tak hanya menjauhi kita, tapi juga menjauhi satu sama lain. Satu-satunya yang dapat disimpulkan dari suatu alam semesta di mana segala sesuatunya bergerak menjauhi satu sama lain adalah bahwa ia terus-menerus "mengembang".&lt;br /&gt;Agar lebih mudah dipahami, alam semesta dapat diumpamakan sebagai permukaan balon yang sedang mengembang. Sebagaimana titik-titik di permukaan balon yang bergerak menjauhi satu sama lain ketika balon membesar, benda-benda di ruang angkasa juga bergerak menjauhi satu sama lain ketika alam semesta terus mengembang.&lt;br /&gt;Sebenarnya, fakta ini secara teoritis telah ditemukan lebih awal. Albert Einstein, yang diakui sebagai ilmuwan terbesar abad 20, berdasarkan perhitungan yang ia buat dalam fisika teori, telah menyimpulkan bahwa alam semesta tidak mungkin statis. Tetapi, ia mendiamkan penemuannya ini, hanya agar tidak bertentangan dengan model alam semesta statis yang diakui luas waktu itu. Di kemudian hari, Einstein menyadari tindakannya ini sebagai 'kesalahan terbesar dalam karirnya'.&lt;br /&gt;Apa arti dari mengembangnya alam semesta? Mengembangnya alam semesta berarti bahwa jika alam semesta dapat bergerak mundur ke masa lampau, maka ia akan terbukti berasal dari satu titik tunggal. Perhitungan menunjukkan bahwa 'titik tunggal' ini yang berisi semua materi alam semesta haruslah memiliki 'volume nol', dan 'kepadatan tak hingga'. Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol ini.&lt;br /&gt;Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan 'Big Bang', dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa 'volume nol' merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep 'ketiadaan', yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakannya sebagai 'titik bervolume nol'. Sebenarnya, 'sebuah titik tak bervolume' berarti 'ketiadaan'. Demikianlah alam semesta muncul menjadi ada dari ketiadaan. Dengan kata lain, ia telah diciptakan. Fakta bahwa alam ini diciptakan, yang baru ditemukan fisika modern pada abad 20, telah dinyatakan dalam Alqur'an 14 abad lampau: "Dia Pencipta langit dan bumi" (QS. Al-An'aam, 6: 101)&lt;br /&gt;Teori Big Bang menunjukkan bahwa semua benda di alam semesta pada awalnya adalah satu wujud, dan kemudian terpisah-pisah. Ini diartikan bahwa keseluruhan materi diciptakan melalui Big Bang atau ledakan raksasa dari satu titik tunggal, dan membentuk alam semesta kini dengan cara pemisahan satu dari yang lain. &lt;br /&gt;BIG BANG, FAKTA MENJIJIKKAN BAGI KAUM MATERIALIS&lt;br /&gt;Big Bang merupakan petunjuk nyata bahwa alam semesta telah 'diciptakan dari ketiadaan', dengan kata lain ia diciptakan oleh Allah. Karena alasan ini, para astronom yang meyakini paham materialis senantiasa menolak Big Bang dan mempertahankan gagasan alam semesta tak hingga. Alasan penolakan ini terungkap dalam perkataan Arthur Eddington, salah seorang fisikawan materialis terkenal yang mengatakan: "Secara filosofis, gagasan tentang permulaan tiba-tiba dari tatanan Alam yang ada saat ini sungguh menjijikkan bagi saya".&lt;br /&gt;Seorang materialis lain, astronom terkemuka asal Inggris, Sir Fred Hoyle adalah termasuk yang paling merasa terganggu oleh teori Big Bang. Di pertengahan abad 20, Hoyle mengemukakan suatu teori yang disebut steady-state yang mirip dengan teori 'alam semesta tetap' di abad 19. Teori steady-state menyatakan bahwa alam semesta berukuran tak hingga dan kekal sepanjang masa. Dengan tujuan mempertahankan paham materialis, teori ini sama sekali berseberangan dengan teori Big Bang, yang mengatakan bahwa alam semesta memiliki permulaan. Mereka yang mempertahankan teori steady-state telah lama menentang teori Big Bang. Namun, ilmu pengetahuan justru meruntuhkan pandangan mereka.&lt;br /&gt;Pada tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang. Ia mengatakan bahwa setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisa radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam. Selain itu, radiasi ini haruslah tersebar merata di segenap penjuru alam semesta. Bukti yang 'seharusnya ada' ini pada akhirnya diketemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. Radiasi ini, yang disebut 'radiasi latar kosmis', tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapi meliputi keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi ini adalah sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. Penzias dan Wilson dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan mereka.&lt;br /&gt;Pada tahun 1989, NASA mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer. COBE ke ruang angkasa untuk melakukan penelitian tentang radiasi latar kosmis. Hanya perlu 8 menit bagi COBE untuk membuktikan perhitungan Penziaz dan Wilson. COBE telah menemukan sisa ledakan raksasa yang telah terjadi di awal pembentukan alam semesta. Dinyatakan sebagai penemuan astronomi terbesar sepanjang masa, penemuan ini dengan jelas membuktikan teori Big Bang. &lt;br /&gt;Bukti penting lain bagi Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di ruang angkasa. Dalam berbagai penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-helium di alam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisa peninggalan peristiwa Big Bang. Jika alam semesta tak memiliki permulaan dan jika ia telah ada sejak dulu kala, maka unsur hidrogen ini seharusnya telah habis sama sekali dan berubah menjadi helium. &lt;br /&gt;Segala bukti meyakinkan ini menyebabkan teori Big Bang diterima oleh masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta. Begitulah, alam semesta ini telah diciptakan oleh Allah Yang Maha Perkasa dengan sempurna tanpa cacat: &lt;br /&gt;Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihtatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang. (QS. Al-Mulk, 67:3)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-6112442955933045393?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/6112442955933045393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/big-bang-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/6112442955933045393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/6112442955933045393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/big-bang-1.html' title='Big Bang (1)'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-6048922868673225759</id><published>2009-11-26T08:44:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:45:43.274+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Lubang Hitam</title><content type='html'>Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah Black Hole [Lubang Hitam]&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=black_holes-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/black_holes-1.jpg" border="0" alt="blackhole.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat. Kita tidak mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu melepaskan diri darinya. Namun, bintang yang runtuh seperti itu dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya. Di surat Al Waaqi'ah, Allah mengarahkan perhatian pada masalah ini sebagaimana berikut, dengan bersumpah atas letak bintang-bintang: &lt;br /&gt;Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (QS. Al Waaqi'ah, 56: 75-76) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah "lubang hitam" pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Sebab, cahaya bintang-bintang yang runtuh ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Misalnya, tahap akhir dari sebuah bintang biasa, yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil)! Lubang hitam berwarna "hitam", yang berarti tertutup dari pengamatan langsung. Namun demikian, keberadaan lubang hitam ini diketahui secara tidak langsung, melalui daya hisap raksasa gaya gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah tentang lubang hitam ini: &lt;br /&gt;Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan (QS. Al Mursalaat, 77: 8) &lt;br /&gt;Selain itu, bintang-bintang bermassa besar juga menyebabkan terbentuknya lekukan-lekukan yang dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun, lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tapi juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuh ini dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang menunjukkan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah: &lt;br /&gt;Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3) &lt;br /&gt;PULSAR: BINTANG BERDENYUT &lt;br /&gt;Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=pulsar.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/pulsar.jpg" border="0" alt="pulsar.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pulsar adalah sisa-sisa bintang padam yang memancarkan gelombang radio teramat kuat yang menyerupai denyut, dan yang berputar pada sumbunya sendiri dengan sangat cepat. Telah dihitung bahwa terdapat lebih dari 500 pulsar di galaksi Bima Sakti, yang di dalamnya terdapat Bumi kita. &lt;br /&gt;Kata "Thaariq," nama surat ke-86, berasal dari akar kata "tharq," yang makna dasarnya adalah memukul dengan cukup keras untuk menimbulkan suara, atau menumbuk. Dengan mempertimbangkan arti yang mungkin dari kata tersebut, yakni "berdenyut/berdetak," "memukul keras," perhatian kita mungkin diarahkan oleh ayat ini pada sebuah kenyataan ilmiah penting. Sebelum menelaah keterangan ini, marilah kita lihat kata-kata selainnya yang digunakan dalam ayat ini untuk menggambarkan bintang-bintang ini. Istilah "ath-thaariqi" dalam ayat di atas berarti sebuah bintang yang menembus malam, yang menembus kegelapan, yang muncul di malam hari, yang menembus dan bergerak, yang berdenyut/berdetak, yang menumbuk, atau bintang terang. Selain itu, kata "wa" mengarahkan perhatian pada benda-benda yang digunakan sebagai sumpah – yakni, langit dan Ath Thaariq. &lt;br /&gt;Melalui penelitian oleh Jocelyn Bell Burnell, di Universitas Cambridge pada tahun 1967, sinyal radio yang terpancar secara teratur ditemukan. Namun, hingga saat itu belumlah diketahui bahwa terdapat benda langit yang berkemungkinan menjadi sumber getaran atau denyut/detak teratur yang agak mirip pada jantung. Akan tetapi, pada tahun 1967, para pakar astronomi menyatakan bahwa, ketika materi menjadi semakin rapat di bagian inti karena perputarannya mengelilingi sumbunya sendiri, medan magnet bintang tersebut juga menjadi semakin kuat, sehingga memunculkan sebuah medan magnet pada kutub-kutubnya sebesar 1 triliun kali lebih kuat daripada yang dimiliki Bumi. Mereka lalu paham bahwa sebuah benda yang berputar sedemikian cepat dan dengan medan magnet yang sedemikian kuat memancarkan berkas-berkas sinar yang terdiri dari gelombang-gelombang radio yang sangat kuat berbentuk kerucut di setiap putarannya. Tak lama kemudian, diketahui juga bahwa sumber sinyal-sinyal ini adalah perputaran cepat dari bintang-bintang neutron. Bintang-bintang neutron yang baru ditemukan ini dikenal sebagai "pulsar." Bintang-bintang ini, yang berubah menjadi pulsar melalui ledakan supernova, tergolong yang memiliki massa terbesar, dan termasuk benda-benda yang paling terang dan yang bergerak paling cepat di ruang angkasa. Sejumlah pulsar berputar 600 kali per detik.1 &lt;br /&gt;Kata "pulsar" berasal dari kata kerja to pulse . Menurut kamus American Heritage Dictionary, kata tersebut berarti bergetar, berdenyut. Kamus Encarta Dictionary mengartikannya sebagai berdenyut dengan irama teratur, bergerak atau berdebar dengan irama teratur yang kuat. Lagi menurut Encarta Dictionary, kata " pulsate ", yang berasal dari akar yang sama, berarti mengembang dan menyusut dengan denyut teratur yang kuat. &lt;br /&gt;Menyusul penemuan itu, diketahui kemudian bahwa peristiwa alam yang digambarkan dalam Al Qur'an sebagai "thaariq," yang berdenyut, memiliki kemiripan yang sangat dengan bintang-bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar. &lt;br /&gt;Bintang-bintang neutron terbentuk ketika inti dari bintang-bintang maharaksasa runtuh. Materi yang sangat termampatkan dan sangat padat itu, dalam bentuk bulatan yang berputar sangat cepat, menangkap dan memampatkan hampir seluruh bobot bintang dan medan magnetnya. Medan magnet amat kuat yang ditimbulkan oleh bintang-bintang neutron yang berputar sangat cepat ini telah dibuktikan sebagai penyebab terpancarnya gelombang-gelombang radio sangat kuat yang teramati di Bumi. &lt;br /&gt;Di ayat ke-3 surat Ath Thaariq istilah "an najmu ats tsaaqibu," yang berarti yang menembus, yang bergerak, atau yang membuat lubang, mengisyaratkan bahwa Thaariq adalah sebuah bintang terang yang membuat lubang di kegelapan dan bergerak. Makna istilah "adraaka" dalam ungkapan "Tahukah kamu apakah Ath Thaariq itu?" merujuk pada pemahaman. Pulsar, yang terbentuk melalui pemampatan bintang yang besarnya beberapa kali ukuran Matahari, termasuk benda-benda langit yang sulit untuk dipahami. Pertanyaan pada ayat tersebut menegaskan betapa sulit memahami bintang berdenyut ini. (Wallaahu a'lam) &lt;br /&gt;Sebagaimana telah dibahas, bintang-bintang yang dijelaskan sebagai Thaariq dalam Al Qur'an memiliki kemiripan dekat dengan pulsar yang dipaparkan di abad ke-20, dan mungkin mengungkapkan kepada kita tentang satu lagi keajaiban ilmiah Al Qur'an. &lt;br /&gt;BINTANG SIRIUS (SYI'RA) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=sirius.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/sirius.jpg" border="0" alt="sirius.j"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bintang Sirius [Syi’ra] muncul di Surat An Najm (yang berarti "bintang"). Bintang ganda yang membentuk bintang Sirius ini saling mendekat dengan sumbu kedua bintang itu yang berbentuk busur setiap 49,9 tahun sekali. Peristiwa alam tentang bintang ini diisyaratkan dalam ayat ke-9 dan ke-49 dari Surat An Najm.&lt;br /&gt;Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur'an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur'an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi'ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49: &lt;br /&gt;… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49) &lt;br /&gt;Kenyataan bahwa kata Arab "syi'raa," yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti "bintang") ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong. &lt;br /&gt;Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.2 Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut: &lt;br /&gt;Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. 3 &lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. 4 &lt;br /&gt;Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain. &lt;br /&gt;Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur'an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata: &lt;br /&gt;dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49) &lt;br /&gt;maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9) &lt;br /&gt;Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a'lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur'an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;Daftar pustaka:&lt;br /&gt;1. Double Pulsar Found," January 9, 2004; www.atnf.csiro.au/news/press/double_pulsar/ &lt;br /&gt;2. Leicester edu dept of Physics &amp; astronomy; www.star.le.ac.uk/astrosoc/whatsup/stars.html; University of Ottowa; &lt;br /&gt;www.site.uottawa.ca:4321/astronomy/index.html#Sirius; Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics; &lt;br /&gt;http://cfa-www.harvard.edu/~hrs/ay45/Fall2002/ChapterIVPart2.pdf &lt;br /&gt;3. "Exposes Astronomiques, La troisième loi de KEPLER;" http://www.astrosurf.com/eratosthene/HTML/exposetheoastro.htm&lt;br /&gt;4. http://www.dharma.com.tr/dkm/article.php?sid=87&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-6048922868673225759?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/6048922868673225759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/lubang-hitam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/6048922868673225759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/6048922868673225759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/lubang-hitam.html' title='Lubang Hitam'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-2226469320367136079</id><published>2009-11-21T17:25:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:46:00.776+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Kekuatan Tersembunyi Petir</title><content type='html'>&lt;b&gt;KEINDAHAN YANG TERLIHAT SELAMA SETENGAH DETIK&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat  menyalakan sebuah bola lampu 100 watt selama lebih dari 3 bulan. &lt;div class="fullpost"&gt;Sebuah sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 A. Sebuah las menggunakan 250 – 400 A untuk mengelas baja. Kilat bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=petir3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/petir3.jpg" border="0" alt="petir3.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur'an,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nuur, 24:43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur'an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur'an, sesungguhnya adalah "Guruh". Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-2226469320367136079?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/2226469320367136079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/kekuatan-tersembunyi-petir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/2226469320367136079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/2226469320367136079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/kekuatan-tersembunyi-petir.html' title='Kekuatan Tersembunyi Petir'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-5006047001256077991</id><published>2009-11-20T21:36:00.002+08:00</published><updated>2010-10-07T15:30:09.556+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Fisika di Balik Keindahan Bulu Merak</title><content type='html'>Tak seorang pun yang memandang corak bulu merak kuasa menyembunyikan kekaguman atas keindahannya. &lt;br /&gt;Satu di antara penelitian terkini yang dilakukan para ilmuwan telah mengungkap keberadaan rancangan mengejutkan yang mendasari pola-pola ini.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=tavuskusu2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/tavuskusu2.jpg" border="0" alt="tavuskusu.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan Cina telah menemukan mekanisme rumit dari rambut-rambut teramat kecil pada bulu merak yang menyaring dan memantulkan cahaya dengan aneka panjang gelombang. Menurut pengkajian yang dilakukan oleh fisikawan dari Universitas Fudan, Jian Zi, dan rekan-rekannya, dan diterbitkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, warna-warna cerah bulu tersebut bukanlah dihasilkan oleh molekul pemberi warna atau pigmen, akan tetapi oleh struktur dua dimensi berukuran teramat kecil yang menyerupai kristal. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=tavuskusu1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/tavuskusu1.jpg" border="0" alt="tavaskusu1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Zi dan rekan-rekannya menggunakan mikroskop elektron yang sangat kuat untuk menyingkap penyebab utama yang memunculkan warna pada bulu merak. Mereka meneliti barbula pada merak hijau jantan (Pavo rnuticus). Barbula adalah rambut-rambut mikro yang jauh lebih kecil yang terdapat pada barb, yakni serat bulu yang tumbuh pada tulang bulu. Di bawah mikroskop, mereka menemukan desain tatanan lempeng-lempeng kecil berwarna hitam putih, sebagaimana gambar di sebelah kanan. Desain ini tersusun atas batang-batang tipis yang terbuat dari protein melanin yang terikat dengan protein lain, yakni keratin. Para peneliti mengamati bahwa bentuk dua dimensi ini, yang ratusan kali lebih tipis daripada sehelai rambut manusia, tersusun saling bertumpukan pada rambut-rambut mikro. Melalui pengkajian optis dan penghitungan, para ilmuwan meneliti ruang yang terdapat di antara batang-batang tipis atau kristal-kristal ini, berikut dampaknya. Alhasil, terungkap bahwa ukuran dan bentuk ruang di dalam tatanan kristal tersebut menyebabkan cahaya dipantulkan dengan beragam sudut yang memiliki perbedaan sangat kecil, dan dengannya memunculkan aneka warna. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=tavuskusu4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/tavuskusu4.jpg" border="0" alt="tavuskusu4.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Ekor merak jantan memiliki keindahan yang memukau karena pola-pola berbentuk mata yang berkilau, cemerlang, beraneka ragam dan berwarna," kata Zi, yang kemudian mengatakan, "ketika saya memandang pola berbentuk mata yang terkena sinar matahari, saya takjub akan keindahan bulu-bulu yang sangat mengesankan tersebut."(2) &lt;br /&gt;Zi menyatakan bahwa sebelum pengkajian yang mereka lakukan, mekanisme fisika yang menghasilkan warna pada bulu-bulu merak belumlah diketahui pasti. Meskipun mekanisme yang mereka temukan ternyata sederhana, mekanisme ini benar-benar cerdas. &lt;br /&gt;Jelas bahwa terdapat desain yang ditata dengan sangat istimewa pada pola bulu merak. Penataan kristal-kristal dan ruang-ruang [celah-celah] teramat kecil di antara kristal-kristal ini adalah bukti terbesar bagi keberadaan desain ini. Pengaturan antar-ruangnya secara khusus sungguh memukau. Jika hal ini tidak ditata sedemikian rupa agar memantulkan cahaya dengan sudut yang sedikit berbeda satu sama lain, maka keanekaragaman warna tersebut tidak akan terbentuk. &lt;br /&gt;Sebagian besar warna bulu merak terbentuk berdasarkan pewarnaan struktural. Tidak terdapat molekul atau zat pewarna pada bulu-bulu yang memperlihatkan warna struktural, dan warna-warna yang serupa dengan yang terdapat pada permukaan gelembung-gelembung air sabun dapat terbentuk. Warna rambut manusia berasal dari molekul warna atau pigmen, dan tak menjadi soal sejauh mana seseorang merawat rambutnya, hasilnya tidak akan pernah secemerlang dan seindah bulu merak. &lt;br /&gt;Telah pula dinyatakan bahwa desain cerdas pada merak ini dapat dijadikan sumber ilham bagi rancangan industri. Andrew Parker, ilmuwan zoologi dan pakar pewarnaan di Universitas Oxford, yang menafsirkan penemuan Zi mengatakan bahwa penemuan apa yang disebut sebagai kristal-kristal fotonik pada bulu merak memungkinkan para ilmuwan meniru rancangan dan bentuk tersebut untuk digunakan dalam penerapan di dunia industri dan komersial. Kristal-kristal ini dapat digunakan untuk melewatkan cahaya pada perangkat telekomunikasi, atau untuk membuat chip komputer baru berukuran sangat kecil. (3)&lt;br /&gt;Jelas bahwa merak memiliki pola dan corak luar biasa dan desain istimewa, dan berkat mekanisme yang sangat sederhana ini, mungkin tidak akan lama lagi, kita akan melihat barang dan perlengkapan yang memiliki lapisan sangat cemerlang pada permukaannya. Namun, bagaimanakah desain memesona, cerdas dan penuh ilham semacam ini pertama kali muncul? Mungkinkah merak tahu bahwa warna-warni pada bulunya terbentuk karena adanya kristal-kristal dan ruang-ruang antar-kristal pada bulunya? Mungkinkah merak itu sendiri yang menempatkan bulu-bulu pada tubuhnya dan kemudian memutuskan untuk menambahkan suatu mekanisme pewarnaan padanya? Mungkinkah merak telah merancang mekanisme itu sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan desain yang sangat memukau tersebut? Sudah pasti tidak. &lt;br /&gt;Sebagai contoh, jika kita melihat corak mengagumkan yang terbuat dari batu-batu berwarna ketika kita berjalan di sepanjang tepian sungai, dan jika kita melihat pula bahwa terdapat pola menyerupai mata yang tersusun menyerupai sebuah kipas, maka akan muncul dalam benak kita bahwa semua ini telah diletakkan secara sengaja, dan bukan muncul menjadi ada dengan sendirinya atau secara kebetulan. Sudah pasti bahwa pola-pola ini, yang mencerminkan sisi keindahan dan yang menyentuh cita rasa keindahan dalam diri manusia, telah dibuat oleh seorang seniman. Hal yang sama berlaku pula bagi bulu-bulu merak. Sebagaimana lukisan dan desain yang mengungkap keberadaan para seniman yang membuatnya, maka corak dan pola pada bulu merak mengungkap keberadaan Pencipta yang membuatnya. Tidak ada keraguan bahwa Allahlah yang merakit dan menyusun bentuk-bentuk mirip kristal tersebut pada bulu merak dan menghasilkan pola-pola yang sedemikian memukau bagi sang merak. Allah menyatakan Penciptaannya yang tanpa cacat dalam sebuah ayat Al Qur'an: &lt;br /&gt;Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik  Bertasbih KepadaNya apa yang ada di langit dan di bumi.  Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al Hasyr, 59:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;1- Jian Zi et al, "Coloration strategies in peacock feathers", PNAS 2003;100 12576-12578; http://www.pnas.org/cgi/content/abstract/100/22/12576?etoc&lt;br /&gt;2- John Pickrell , "Physics Plucks Secret of Peacock Feather Colors", 17 Ekim 2003, http://news.nationalgeographic.com/news/2003/10/1016_031017_peacockcolors.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-5006047001256077991?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/5006047001256077991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/fisika-di-balik-keindahan-bulu-merak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/5006047001256077991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/5006047001256077991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/fisika-di-balik-keindahan-bulu-merak.html' title='Fisika di Balik Keindahan Bulu Merak'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-7361118799941276346</id><published>2009-11-19T05:48:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:46:28.656+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa</title><content type='html'>Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara dengan fasilitas sama di luar angkasa. &lt;div class="fullpost"&gt;Ini karena Indonesia berada di daerah tropis yang sangat tepat untuk penelitian matahari. &lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=1257725403.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/1257725403.jpg" border="0" alt="fis1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;"Teleskop ini setara dengan teleskop yang ada di luar angkasa. Di sini, matahari bersinar sepanjang hari dan jarang awan, "tutur Robert J. Rutten, pakar fisika matahari dari Utrecht University, Belanda, yang ikut hadir dalam peresmian Teropong Matahari, Sabtu (31/10). &lt;br /&gt;Di luar angkasa, salah satu wahana SOHO milik NASA yang khusus diperuntukkan mengamati matahari. Namun, tentu saja, teknis teknologi Teropong Matahari di Boscha masih sangat jauh dari SOHO. &lt;br /&gt;Meskipun secara teknis kemampuan Teropong Matahari di Boscha tidaklah sebaik yang dimiliki di negara lain, termasuk di tempat penelitiannya di sebuah pulau di Laut Atlantik, keberadaan teropong di Boscha ini cukup vital. Selain letaknya yang cukup strategis, kompleks Boscha juga tidak jauh dari kota dan pusat-pusat pendidikan. &lt;br /&gt;Untuk itu, dia berharap, keberadaan Teropong Matahari ini bisa lebih mendorong masyarakat, khususnya pelajar, akan ilmu astronomi. Fungsi utamanya adalah untuk pendidikan massal. Untuk merangsang banyak pelahar lebih menyukai astronomi. "Di tempat ini, kita bisa mendapatkan data yang canggih dan lengkap untuk proyek-proyek pengamatan atau penelitian pelajar," tuturnya. &lt;br /&gt;Kepala Observatorium Boscha Taufik Hidayat berpendapat senada, pelayanan publik akan diutamakan di dalam pemanfaatan teropong yang baru ini. Untuk bisa memanfaatkan data pengamatan teropong ini, masyarakat umum pun tidak perlu repot datang ke lokasi. &lt;br /&gt;Sebab, data secara realtime di-streaming di dalam situs ITB. Data ini pun rencananya akan dipasok untuk Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. &lt;br /&gt;Sumber : Kompas, 31 Oktober 2009 &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-7361118799941276346?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/7361118799941276346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/teropong-matahari-boscha-setara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/7361118799941276346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/7361118799941276346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/teropong-matahari-boscha-setara.html' title='Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6320574484316092731.post-5755106397068452745</id><published>2009-11-19T05:45:00.001+08:00</published><updated>2009-12-25T04:46:44.730+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Dunia Fisika'/><title type='text'>Kamal Al-Din Al-Farisi Ahli Fisika Agung Dari Persia</title><content type='html'>Kamal al-Din al-Farisi adalah seorang ahli fisika Muslim terkemuka dari Persia. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia dilahirkan di kota Tabriz, Persia sekarang Iran- pada 1267 M dan meninggal pada 1319 M. Ilmuwan yang bernama lengkap Kamal al-Din Abu'l-Hasan Muhammad Al-Farisi itu kesohor dengan kontribusinya tentang optik serta teori angka. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/?action=view&amp;current=1256346247-1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i816.photobucket.com/albums/zz89/nurman_02/1256346247-1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ia merupakan murid seorang astronom dan ahli matematika terkenal, Qutb al-Din al-Shirazi (1236-1311), yang juga murid Nasiruddin al-Tusi. Dalam bidang optik, al-Farisi berhasil merevisi teori pembiasan cahaya yang dicetuskan para ahli fisika sebelumnya. Gurunya, Shirazi memberi saran agar al-Farisi membedah teori pembiasan cahaya yang telah ditulis ahli fisika Muslim legendaris Ibnu al-Haytham (965-1039). &lt;br /&gt;Secara mendalam, al-Farisi melakukan studi secara mendala mengenai risalah optik yang ditulis pendahuluannya itu. Sang guru juga menyarankannya agar melakukan revisi terhadap karya Ibnu Haytham. Buku hasil revisi terhadap pemikiran al-Hacen – nama panggilan Ibnu Haytham di Barat -- tersebut kemudian jadi sebuah adikarya, yakni Kitab Tanqih al-Manazir (Revisi tentang Optik). &lt;br /&gt;Kitab Tanqih merupakan pendapat dan pandangan al-Farisi terhadap buah karya Ibnu Haytham. Dalam pandangannya, tak semua teori optik yang diajukan Ibnu Haytham menemukan kebenaran. Guna menutupi kelemahan teori Ibnu Haytham, al-Farisi Al-Farisi lalu mengusulkan teori alternatif. Sehingga, kelemahan dalam teori optik Ibnu Haytham dapat disempurnakan. &lt;br /&gt;Salah satu bagian yang paling penting dalam karya al-Farisi adalah komentarnya tentang teori pelangi. Ibnu Haytham sesungguhnya mengusulkan sebuah teori, tapi al-Farisi mempertimbangkan dua teori yakni teori Ibnu Haytham dan teori Ibnu Sina (Avicenna) sebelum mencetuskan teori baru. Teori yang diusulkan al-Farisi sungguh luar biasa. Ia mampu menjelaskan fenomena alam bernama pelangi menggunakan matematika. &lt;br /&gt;Menurut Ibnu Haytham, pelangi merupapakan cahaya matahari dipantulkan awan sebelum mencapai mata. Teori yang dicetuskan Ibnu Haytham itu dinilainya mengandung kelemahan, karena tak melalui sebuah penelitian yang terlalu baik. Al-Farisi kemudian mengusulkan sebuah teori baru tentang pelangi. Menurut dia, pelangi terjadi karena sinar cahaya matahari dibiaskan dua kali dengan air yang turun. Satu atau lebih pemantulan cahaya terjadi di antara dua pembiasan. &lt;br /&gt;"Dia (al-Farisi) membuktikan teori tentang pelanginya melalui eksperimen yang luas menggunakan sebuah lapisan transparan diisi dengan air dan sebuah kamera obscura," kata J. J O'Connor, dan E.F. Robertson dalam karyanya bertajuk "Kamal al-Din Abu'l Hasan Muhammad Al-Farisi". Al-Farisi pun diakui telah memperkenalkan dua tambahan sumber pembiasan, yaitu di permukaan antara bejana kaca dan air. Dalam karyanya, al-farisi juga menjelaskan tentang warna pelangi. Ia telah memberi inspirasi bagi masyarakat fisika modern tentang cara membentuk warna. &lt;br /&gt;Para ahli sebelum al-Farisi berpendapat bahwai warna merupakan hasil sebuah pencampuran antara gelap dengan terang. Secara khusus, ia pun melakukan penelitian yang mendalam soal warna. Ia melakukan penelitian dengan lapisan/bola transparan. Hasilnya, al-Farisi mencetuskan bahwa warna-warna terjadi karena superimposition perbedaan bentuk gambar dalam latar belakang gelap. &lt;br /&gt;"Jika gambar kemudian menembus di dalam, cahaya diperkuat lagi dan memproduksi sebuah warna kuning bercahaya. Selanjutnya mencampur gambar yang dikurangi dan kemudian sebuah warna gelap dan merah gelap sampai hilang ketika matahari berada di luar kerucut pembiasan sinar setelh satu kali pemantulan," ungkap al-Farisi. &lt;br /&gt;Penelitiannya itu juga berkaitan dengan dasar investigasi teori dalam dioptika yang disebut al-Kura al-muhriqa yang sebelumnya juga telah dilakukan oleh ahli optik Muslim terdahulu yakni, Ibnu Sahl (1000 M) dan Ibnu al-Haytham (1041 M). Dalam Kitab Tanqih al-Manazir , al-Farisi menggunakan bejana kaca besar yang bersih dalam bentuk sebuah bola, yang diisi dengan air, untuk mendapatkan percobaan model skala besar tentang tetes air hujan. &lt;br /&gt;Dia kemudian menempatkan model ini dengan sebuah kamera obscura yang berfungsi untuk mengontrol lubang bidik kamera untuk pengenalan cahaya. Dia memproyeksikan cahaya ke dalam bentuk bola dan akhirnya dikurangi dengan beberapa percobaan dan penelitian yang mendetail untuk pemantulan dan pembiasan cahaya bahwa warna pelangi adalah sebuah fenomena dekomposisi cahaya. &lt;br /&gt;Hasil penelitiannya itu hampir sama dengan Theodoric of Freiberg. Keduanya berpijak pada teori yang diwariskan Ibnu Haytham serta penelitian Descartes dan Newton dalam dioptika (contohnya, Newton melakukan sebuah penelitian serupa di Trinity College, dengan menggunakan sebuah prisma agak sedikit berbentuk bola). &lt;br /&gt;Hal itu dijelaskan Nader El-Bizri, dalam beberapa karyanya seperti "Ibn al-Haytham", in Medieval Science, Technology, and Medicine: An Encyclopedia"Optics", in Medieval Islamic Civilization: An Encyclopedia serta "Al-Farisi, Kamal al-Din," in The Biographical Encyclopaedia of Islamic Philosoph serta buku "Ibn al-Haytham, al-Hasan", in The Biographical Encyclopaedia of Islamic Philosophy. &lt;br /&gt;Di kalangan sarjana modern terjadi perbedaan pendapat mengenai teori pelangi yang dicetuskan al-Farisi. Ada yang meyakini itu sebagai karya al-Farisi, selain itu ada juga yang menganggap teori itu dicetuskan gurunya al-Shirazi. "Penemuan tentang teori itu seharusnya kiranya berasal dari (al-Shirazi), kemudian diperluas [al-Farisi]," papar Boyer. Al-Farisi telah memberikan kontribusi yang begitu besar bagi pengembangan ilmu optik. Pemikiran dan teori yang dicetuskannya begitu bermanfaat dalam menguak rahasia alam, salah satunya pelangi. she &lt;br /&gt;Teori Angka Al-Farisi &lt;br /&gt;Dalam bidang matematika, al-Farisi memberikan kontribusi yang penting mengenai angka yakni teori angka. Karyanya yang paling mengesankan dalam teori angka adalah amicable numbers (angka yang bersabat). Al-Farisi mencatat ketidakmungkinan memberikan sebuah cara pemecahan persamaan bilangan bulat. &lt;br /&gt;Dalam Kitab Tadhkira al-ahbab fi bayan al-tahabb (Memorandum for friends on the proof of amicability) al-Farisi memberikan bukti baru mengikuti teori Thabit ibnu Qurra dalam angka bersahabat (amicable numbers) . Amicable number merupakan pasangan bilangan yang mempunyai sifat unik; dua bilangan yang masing-masingnya adalah jumlah dari pembagi sejati bilangan lainnya. Thabit, telah berhasil menciptakan rumus bilangan bersahabat sebagai berikut: &lt;br /&gt;p = 3 x 2n11&lt;br /&gt;q = 3 x 2n1&lt;br /&gt;r = 9 x 22n11 &lt;br /&gt;Penjelasannya: n &gt; 1 adalah sebuah bilangan bulat. p, qr, dan r adalah bilangan prima. Sedangkan, 2npq dan 2nr adalah sepasang bilangan bersahabat. Rumus ini menghasilkan pasangan bersahabat (220; 284), sama seperti pasangan (17296, 18416) dan pasangan (9363584; 9437056). Pasangan (6232; 6368) juga bersahabat, namun tak dihasilkan dari rumus di atas. &lt;br /&gt;Teori bilangan bersahabat yang dikembangkan Thabit juga telah menarik perhatian matematikus sesudahnya. Selain Abu Mansur Tahir Al-Baghdadi (980 M-1037 M) dan al Madshritti (wafat 1007 M), al-Farisi juga tertarik mengembangkan teori itu. Dalam Tadhkira al-ahbab fi bayan al-tahabb al-Farisi juga memperkenalkan sebuah karya besar yakni pendekatan terbaru meliputi ide mengenai faktorisasi dan metode gabungan. Pada kenyataannya pendekatan al-Farisi menjadi dasar dalam faktorisasi khusus bilangan bulat ke dalam kuasa-kuasa angka utama. &lt;br /&gt;Diakhir risalahnya, al-Farisi memberikan pasangan-pasangan angka bersahabat (amicable numbers) 220, 284 dan 17296, 18416, diperoleh dari peraturan Thabit dengan n = 2 dan n = 4 berturut-turut. Pasangan angka bersahabat 17296, 18416 diketahui pasangan angka bersahabat Euler. &lt;br /&gt;Sehingga tak diragukan lagi bahwa al-Farisi mampu menemukan angka bersahabat sebelum Euler. Tak cuma matematikus Muslim yang tertarik dengan teori bilangan bersahabat. Ilmuwan yang diagungagungkan peradaban Barat, Rene Descartes (1596 M- 1650 M), juga mengembangkannya. Peradaban Barat kerap mengklaim teori bilangan bersahabat berasal dari Descartes. Selain itu, matematikus lain yang mengembangkan teori ini adalah C Rudolphus. &lt;br /&gt;Sumber : Suara Media, 17 Oktober 2009 &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6320574484316092731-5755106397068452745?l=klikfisikaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/feeds/5755106397068452745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/kamal-al-din-al-farisi-adalah-seorang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/5755106397068452745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6320574484316092731/posts/default/5755106397068452745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klikfisikaku.blogspot.com/2009/11/kamal-al-din-al-farisi-adalah-seorang.html' title='Kamal Al-Din Al-Farisi Ahli Fisika Agung Dari Persia'/><author><name>Paksya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12046673341428143359</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_aDFqfF5D0L8/S1ggJ7qcomI/AAAAAAAAAGk/AXCPijCfSzM/S220/paksya.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
