Showing posts with label Listrik. Show all posts
Showing posts with label Listrik. Show all posts

Sunday, 6 September 2020

Contoh Soal dan Pembahasan Hukum I Kirchoff

 


Thursday, 1 October 2015

Fisika itu Susah, Rumusnya Puyeng?

FISIKA ITU SUSAH, RUMUSNYA PUYENG
Ungkapan pada judul di atas sangat sering diucapkan orang. Akibatnya sangat banyak orang memandang fisika sebagai ilmu yang bikin “susah hidup”, khususnya hidup para siswa dan mahasiswa. Mengapa Fisika banyak rumus begitu? Apa tidak bisa tanpa rumus? Kalaupun ada, jangan susah-susah amat gitu. Cukup misalnya a + b atau c/d. Dan kalaupun yang susah, cukuplah kuadratik atau akar saja.
Supaya terlihat “aura” rumus fisika, mari kita coba selesaikan persoalan berikut. Seperti yang pertanyaan yang diposting teman kita sebelumnya, ada dua baterei dengan tegangan 3 V dipasang paralel dengan tegangan 9 V. Berapa tegangan hasil paralel? Bagaimana cara kita mengetahuinya?
Cara yang termudah adalah mengambil voltmeter. Hubungkan dua baterei secara paralel dan ukur tegangannya dengan voltmeter maka diperoleh hasilnya. Pertanyaan: apakah semua orang punya voltmeter? Bagaimana kalau tidak ada voltmeter? Atau bagaimana kalau voltmeter yang kita punya sudah soak, rusak, atau kemampuan pengukuran tidak sesuai dengan tegangan baterei? Bagaimana cara mennentukan tegangan baterei tersebut? Nah, di situlah peranan rumus. Kita tidak butuh voltmeter, tidak perlu keluar uang buat beli voltmeter. Hanya dengan rumus maka tegangan dapat ditentukan. Sederhana bukan?
Andaikan kita punya voltmeter dan berhasil mengukur tegangan hasil paralel dua baterei. Sekarang kita ganti baterei dengan baterei yang memiliki tegangan yang berbeda. Lalu berapa tegangan hasil paralel? Dengan voltmeter kita harus mengukur lagi. Bayangkan, kalau tiap kali kita menenentukan tegangan paralel baterei kita harus mengukur, berapa waktu dan tenaga yang harus kita buang? Tetapi dengan rumus kita bisa menghitung dengan mudah baterei tegangan berapa pun yang kita pasang. Nah, apakah rumus di sini menyusahkan hidup kita atau justru mempermudah?
Bayangkan apa yang terjadi kalau Newton tidak menemukan rumus gravitasi universal. Tidak akan ada teknologi penerbangan, tidak akan ada peluncuran roket, satelit, pesawat luar angkasa. Jika satelit tidak diluncurkan maka tidak akan ada telekomunikasi (TV, telepon, internet, dll), tidak akan ada GPS, teknologi penerbangan tidak akan berkembang, dan lain-lain. Rumus gravitasi Newton memungkinkan ilmuwan dan teknokrat menentukan orbit satelit, jalur peluncuran roket dan pesawat luar angkasa, bobot pesawat, dan sebagainya. Apakah rumus ini menyusahkan hidup kita?
Rumus dalam fisika adalah alat untuk memudahkan manusia menyelesaikan persoalan fisis yang dihadapi. Rumus dibangun oleh ilmuwan agar orang bisa langsung menggunakan dan tidak perlu selalu mulai dari awal. Walaupun perjalanan untuk menurunkan rumus tersebut sering kali melibatkan matematika yang rumit.
Hukum-humum dasar fisika sebenarnya sangat sederhana dan mengandung rumus yang sederhana pula. Contohnya, mekanika klasik hanya diberikan oleh hukum II dan III Newton (hukum II : gaya = perubahan momentum atau F = delta p/ delta t. Hukum III : gaya aksi = negatif gaya reaksi). Rumus tampak menjadi ramai ketika diterapkan untuk menyelesaikan persoalan yang berbeda. Dan ini harus ditempuh karena persoalan yang berbeda memiliki sifat yang berbeda sehingga jika padanya diterapkan rumus dasar yang sama dan sederhana maka rumus akhir yang diperoleh memiliki bentuk yang berbeda.
Contohnya, hukum II Newton diterapkan pada benda jatuh memiliki bentuk akhir yang berbeda dengan penerapan pada benda yang bergerak di atas bidang kasar, dan memiliki bentuk akhir yang berbeda dengan benda yang bergerak di ujung pegas.
Kalau kita belajar fisika sebagai mata pelajaran yang mengandung banyak rumus, kita tidak akan merasa nyaman. Namun, jika kita belajar untuk memahami, maka kita akan sangat mengerti betapa penting dan luar biasanya rumus-rumus tersebut. Apa yang akan kita lakukan jika ada orang yang meminta membuat trafo penurun tegangan dari 220 V menjadi 25 V dengan daya 100 watt, kawatnya tidak mudah terbakar dan biaya semurah mungkin? Jika mengetahui rumus fisika tentang ggl induksi, hubungan antara hambatan dan dimensi kawat, hukum Ohm maka kita dapat langsung membayangkan akan menggukanan kawat jenis apa, diameter berapa, panjang berapa, berapa gulungan, dan lain-lain. Walaupun perkiraan kita tidak benar-benar eksak, namun tidak akan terlampau jauh dari yang sebenarnya. Dengan demikian kita dapat menghindari peluang coba-coba yang terlalu sia-sia.
Kalau kita tidak memahami rumus-rumus di atas, apa yang harus kita lakukan? Melakukan ratusan atau ribuan kali coba-coba?
Sumber tulisan: Status update Mikrajuddin Abdullah di facebook

Monday, 8 September 2014

Penemu Lampu Pijar yang Sebenarnya!

Kebanyakan dari kita mungkin terlanjur mengingat bahwa penemu lampu pijar adalah Thomas Alfa Edison, hal ini adalah keliru!

Thomas Edison bukanlah penemu lampu pijar yang pertama kali. Tetapi Edison adalah orang yang menyempurnakan desain lampu Joseph Swan dan pertama kali memproduksi lampu pijar secara masal.

Sebelum Edison, telah banyak ilmuwan yang mencoba untuk membuat lampu pijar. Joseph Swan adalah Fisikawan Inggris dan orang yang pertama kali tercatat dalam sejarah sebagai pemegang paten untuk lampu pijar. Lampu pijar pertama yang dipamerkan oleh Swan di depan umum pada tahun 1878 hanya mampu bertahan beberapa menit sebelum akhirnya terbakar akibat kelebihan arus listrik. Kemudian Swan memperbaiki dengan menggunakan elemen berbahan katun yang dilapisi karbon dan membuat bolam lampu tersebut hampir hampa. Lampu ini dapat bertahan beberapa belas jam!

Lampu pijar masa kini memiliki filamen dengan bahan tungsten dan biasanya diisi oleh gas argon. Namun, sebenarnya hanya 5% listrik yang mengalir diubah menjadi cahaya, sementara sisanya terbuang dalam bentuk panas! Itulah mengapa kini kita perlu mencari berbagai alternatif lampu dan bahkan menghemat penggunaan energi untuk masa depan karena sumber energi yang ada merupakan hal yang kita pinjam dari anak cucu kita di masa mendatang.

sumber

bukan thomas alfa edison

Tuesday, 19 August 2014

Kelahiran Elektromagnetisme!

Di bulan April 1820, Ilmuwan Denmark bernama Orsted sedang memberikan kuliah umum tentang efek pemanasan pada penghantar logam akibat dialiri arus listrik. Di meja peragaan tersebut, terdapat sebuah kompas tadinya dipersiapkan untuk bahan kuliah selanjutnya.

Ketika rangkaian listrik dinyalakan, Orsted mengamati bahwa jarum kompas menyimpang dari posisi semula. Seketika itu, Orsted menyadari bahwa kawat yang dialiri listrik menjadikannya suatu magnet sementara. Namun, saat itu, ia masih mengira bahwa sifat magnet itu diradiasikan seperti panas atau cahaya.

Namun bagaimanapun pemahamannya saat itu, percobaannya telah mendemonstrasikan adanya hubungan antara listrik dengan magnet dan bidang baru fisika saat itu lahir, yaitu Elektromagnetisme. Banyak hal/penemuan di bidang Fisika ditemukan secara tidak sengaja!

sumber

kisah oersted

Monday, 14 July 2014

Mengungkap Rahasia Plasma

Benda padat yang dipanaskan akan mencair; benda cair yang dipanaskan akan menguap; lalu benda gas yang dipanaskan, jadi apa? 

Jawabannya adalah: plasma. Dalam wujud plasma, karena energinya sangat tinggi, elektron-elektron pada gas akan terionisasi dan membentuk gumpalan seperti awan.

Mengungkap Rahasia Plasma


Di alam semesta ini, wujud zat yang paling banyak ditemui bukanlah padat, cair, atau gas, melainkan plasma. Konon, sekitar 99 persen penyusun alam semesta yang teramati adalah plasma.

Plasma bisa ditemui di permukaan Matahari (dan juga intinya, sebagai hasil dari reaksi nuklir). Selain itu, di Bumi plasma terjadi secara alamiah ketika ada petir atau di ionosfer. Di lingkar Kutub Utara dan Kutub Selatan, plasma dijumpai dalam bentuk aurora.

Sementara itu, barang-barang yang kita pakai sehari-hari, seperti televisi dan lampu neon, juga menggunakan plasma.

Jika plasma di dalam inti Matahari suhunya sangat tinggi (jutaan derajat Celsius), plasma yang biasa diciptakan di dalam laboratorium (atau di layar televisimu) tidak perlu mencapai suhu setinggi itu. Bahkan, plasma dapat terwujud pada suhu serendah beberapa puluh derajat Celsius saja.

Karena mengandung banyak elektron bebas, plasma sangat mudah mengalirkan listrik. Kemudian, karena arus listrik menimbulkan medan magnet, plasma juga bisa menghasilkan medan magnet yang luar biasa kuat. Menurut dugaan, medan magnet plasma dalam bintang-bintang neutron (yang disebut magnetad mencapai 10" tesla, atau sekitar 100 milyar kali lipat kekuatan magnet sebuah loudspeaker raksasa. Plasma memang menghadirkan banyak fenomena yang menarik untuk diteliti.

Sumber: IPA Fisika Gasing 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Yohanes Surya, Penerbit PT Grasindo, PT Kandel

Sisir dan Kertas

Gosokkan sisir pada rambut kering, lalu dekatkan sisir pada isolator seperti potongan kertas-kertas kecil.
Apakah kertas akan ditarik oleh sisir?

Sisir dan Kertas


Jawab:

Ya. Kertas kecil akan ditarik oleh sisir. Ketika sisir digosok dengan rambut,sisir akan bermuatan listrik negatif. Di dalam tiap molekul kertas ada elektron-elektron dan inti-inti atom. Ketika didekatkan pada sisir bermuatan listrik, elektron-elektron dalam tiap atom mengatur diri sehingga dalam tiap molekul, muatan listrik negatif (elektron) dan muatan listrik positif (inti atom) sedikit terpisah (lihat gambar). 

polarisasi muatan sisir


Peristiwa pemisahan muatan listrik ini disebut polarisasi. Muatan positif akibat polarisasi ini akan ditarik oleh muatan negatif dari sisir sehingga kertas terangkat.

SUmber: IPA Fisika Gasing 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Yohanes Surya, Penerbit PT Grasindo, PT Kandel




Sunday, 13 July 2014

Kaca dan Kain Sutera

Gosok batang kaca dengan kain sutera, dekatkan dengan batang tembaga. Apakah tembaga akan ditarik oleh batang kaca? Mengapa?

Kaca dan Kain Sutera


Jawab:

Ya, batang tembaga akan ditarik oleh batang kaca. Ketika batang kaca yang bermuatan listrik positif didekatkan, maka muatan-muatan listrik negatif pada batang tembaga akan tertarik oleh muatan listrik positif pada batang kaca (ingat, di dalam tembaga muatan mudah bergerak). Hal ini membuat muatan-muatan negatif tembaga lebih terkumpul ke ujung yang dekat dengan batang kaca. Kemudian muatan listrik negatif tembaga dan muatan listrik positif kaca akan saling tarik.

batang kaca


Kalau batang kaca kita ganti dengan pipa PVC yang telah diberi muatan listrik negatif, batang tembaga akan ditarik juga. Ketika pipa didekatkan, muatan listrik pipa akan menolak elektron-elektron pada tembaga, sehingga distribusi muatan listrik seperti pada gambar.


batang tembaga




Sumber: IPA Fisika Gasing 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Yohanes Surya, Penerbit PT Grasindo, PT Kandel

Wednesday, 25 June 2014

Joseph Henry (1797-1878)

Banyak orang menganggap Joseph Henry adalah ilmuwan Amerika terhebat setelah Benjamin Franklin. Profesor Ilmu Alam dan Matematika di The Albany Academy, New York ini dikenal karena percobaan-percobaannya dengan listrik dan magnet.


joseph henry.jpg


Di awal hidupnya, Henry sebenarnya sangat tertarik pada teater dan hampir saja menjadi aktor. Namun, sebuah buku tentang eksperimen-eksperimen sains berhasil mengundang rasa penasarannya sehingga akhirnya mengubah jalur hidupnya. Sekalipun miskin, Henry berhasil kuliah dengan cara beasiswa, sekaligus mengajar.

Penemuan terbesar dari Henry adalah induktansi: medan magnet yang berubah-ubah dapat menghasilkan arus listrik pada suatu loop kawat di dekat magnet itu. Tetapi, karena waktu itu penyebaran berita lambat, Henry tidak tahu bahwa di Eropa ada yang sedang melakukan eksperimen serupa (Michael Faraday). Sayang memang, Henry memutuskan untuk menunda mengumumkannya pada masyarakat. Ketika dia akhirnya mengumumkan penemuannya, Faraday juga sudah mengumumkan eksperimennya.

Sumber: IPA Fisika Gasing 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Yohanes Surya, Penerbit PT Grasindo, PT Kandel

Hannes Alfven (1908-1995)

Seorang ilmuwan harus berani menyampaikan pendapatnya jika ia yakin itu benar, meskipun pendapatnya itu baru atau bahkan terdengar aneh bagi orang kebanyakan. Itulah yang bisa kita pelajari dari tokoh yang satu ini.

Hannes Alfven, profesor bidang elektromagnet dan fisika plasma kelahiran Norrkoping, Swedia, banyak melakukan penelitian di bidang elektromagnetisme dan astrofisika (luar angkasa), tetapi sering kali karya-karya terbitannya disanggah oleh kalangan ilmuwan. Banyak yang meremehkan teorinya tentang badai elektromagnet dan aurora, misalnya, karena teori Alfven tidak sesuai dengan perhitungan-perhitungan menggunakan ilmu fisika yang berlaku saat itu. Alfven memang dianggap sebagai 'orang luar' di kalangan para ilmuwan karena pemikiran-pemikirannya yang cenderung 'keluar jalur' yang disepakati umum.

Hannes Alfven (1908-1995)


Biarpun begitu, Alfven bukanlah orang yang senang cari musuh, ia justru dikenang sebagai sosok yang humoris, ia juga mendukung gerakan-gerakan pelucutan senjata di dunia, dan lucunya, sebagai ilmuwan, ia malah tidak mau menggunakan komputer karena tidak suka dan tidak percaya. Di waktu senggangnya, Alfven mempelajari filsafat dan agama timur, juga sejarah sains.Tujuh bahasa pun dikuasainya!

Alfven dianugerahi Nobel Fisika tahun 1970 atas penelitian-penelitian terobosannya dalam mengembangkan bidang magnetohydrodynamics, ilmu yang mempelajari pergerakan zat cair dalam pengaruh medan magnet dan medan listrik, ia juga memberi sumbangsih besar bagi ilmu fisika plasma dan luar angkasa.

Sumber: IPA Fisika Gasing 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Yohanes Surya, Penerbit PT Grasindo, PT Kandel

Tuesday, 24 June 2014

Mengapa SuperKonduktor Penting?

Superkonduktor adalah bahan yang hambatan listriknya nol apabila dialiri arus, ditemukan pada tahun 1911 oleh fisikawan Belanda, Heike Kamerlingh Onnes. Ia menemukan superkonduktivitas pada logam merkuri yang saat didinginkan hingga sekitar 4.2 kelvin, tiba-tiba hambatan listriknya menjadi nol! Onnes dianugrahi hadiah Nobel Fisika atas penemuan suuperkonduktor ini. 

Pada tahun 1986, Georg Bednorz dan Alex Muller berhasil menemukan superkonduktor berbahan keramik dengan suhu transisi sekita 30 kelvin, atas penemuannya ini, mereka dianugrahi Nobel Fisika. Kini para peneliti superkonduktor saat ini berlomba-lomba untuk dapat menemukan bahan yang dapat bersifat superkonduktor pada suhu ruang dan tekanan atmosfer. 

Mengapa ini sangat penting? karena apabila ada material yang bersifat superkonduktor pada suhu ruangan dan pada tekanan atmosfer, maka akan banyak aplikasi yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah transmisi listrik dari pembangkit listrik hingga ke rumah-rumah dapat dilakukan sangat efisien, ini tentu akan menjawab salah satu tantangan energi di masa mendatang. 

Saat ini beberapa negara maju seperti Jerman dan China juga sudah mampu membuat kereta magnet dengan menggunakan bahan superkonduktor yang dapat di jalankan hingga kecepatan 450 km/jam atau lebih. Sebuah tantangan bagi negara Indonesia

sumber

kereta superkonduktor ya

Sunday, 1 June 2014

Arti Current atau Arus Listrik

Current atau arus dilambangkan dengan I. Current atau arus diartikan sebagai  aliran muatan listrik melalui sebuah konduktor. Arus pada suatu penampang lintang tertentu merupakan laju aliran muatan. Muatan mungkin dibawah oleh elektron, ion, atau lubang positif. Satuan arus adalah ampere.

Conventional Current atau arus konvensional.
Kesepakatan abad ke-19 yang hingga kini masih digunakan, yaitu anggapan bahwa arus listrik merupakan aliran muatan positif dari daerah dengan potensial positif ke daerah dengan potensial negatif. Namun, bila elektron mengalir melaui konduktor logam, gerakan sesungguhnya akan berlangsung pada arah yang berlawanan, yaitu dari negatif ke positif. Pada semikonduktor, konduksi lubang berlangsung pada arah arus konvensional, sedangkan konduksi elektron pada arah yang berlawanan.

Hole atau lubang adalah letak elektron kosong di dalam struktur kisi zat padat yang berperilaku seperti pembawa muatan positif yang mudah bergerak dengan energi diam negatif.

sumber:  Kamus Lengkap Fisika Oxford. Alan Isaacs, BSc, PhD. DIC. Penerbit Erlangga, Tahun 1997


gambar arah elektron

Arti Kirchoff's Laws atau Hukum-hukum Kirchoff

Kirchoff Laws atau hukum-hukum Kirchoff adalah dua hukum yang berhubungan dengan rangkaian listrik, yang pertama kali dirumuskan oleh G.R. Kirchoff (1824 - 1887).

(a) Hukum arus menyatakan bahwa jumlah aljabar arus yang mengalir melalui semua kawat di dalam suatu jaringan yang bertemu pada satu titik, besarnya sama dengan nol.

(b) Hukum tegangan menyatakan bahwa jumlah aljabar g.g.l. di salam suatu rangkaian tertutup sama dengan jumlah hasil kali arus dan resistansi pada berbagai bagian rangkaian tersebut.

Sumber: Kamus Lengkap Fisika Oxford. Alan Isaacs, BSc, PhD. DIC. Penerbit Erlangga, Tahun 1997



Penjelasan Kirchoff's Laws atau Hukum-hukum Kirchoff

Friday, 30 May 2014

Hukum II Kirchoff - Rangkaian 2 Loop



Rangkaian listrik  yang memiliki  dua  loop  atau  lebih,  pada prinsipnya dapat diselesaikanseperti pada  rangkaian  dengan satu loop,  hanya perlu diperhatikan  kuat arus  pada  setiap  percabangannya.  Adapun  langkahlangkahnya  dapat  dilakukan  sebagai  berikut.

a) Tentukan  kuat  arus  (simbol  dan  arahnya)  pada  setiap  percabangan yang dianggap  perlu.
b) Sederhanakanlah susunan  seri-paralel  resistor,  jika memungkinkan.
c) Tentukan  arah  masing-masing  loop.
d) Tulislah  persamaan  setiap  loop dengan menggunakan  hukum II Kirchof.
e) Tulislah persamaan  kuat  arus  untuk  tiap  titik  percabangan  dengan menggunakan  hukum  I Kirchoff  
   (I = I1 + I2 + .... + In)

rangkaian 2 loop



Kuat arus  pada bade -> I
pada efcb -> I2
pada eb -> I1

Bila  kita  tinjau  titik  b

Hukum 1 kirchoof


Hukum I Kirchoff:
I1 + I2 = I

Tinjau masing-masing loop

Loop I
- e1 + Ir1 + IR1 + I1 R2 = 0
- e1 + I (r1 + R1) + I1 R2 = 0

Loop II
e2 + I2 r2 - I1 R2 + I2 R3 = 0
e2 - I1 R2 + I2 (r2 + R3) = 0

Contoh Soal:
Perhatikan rangkaian di bawah

contoh soal 2 kirchoff




Diketahui 
e1 = 16 V, 
e2 = 8V dan 
e3 = 10 V
serta R1 = 12 W dan R2 = R3 = 6 W

soal kirchoff 2


Kuat arus yang melalui R2 adalah...
A. 0,5 A  
B. 1 A
C. 2 A
D. 3 A
E. 4 A

Kunci Jawaban:  C (Silakan cari sendiri cara penyelesaiannya)

Sumber: 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Fisika untuk SMA/MA. Ahmad Zaelani dkk. Yrama Widya. 2007

Hukum II Kirchoff - Rangkaian 1 Loop

"Di dalam suatu rangkaian tertutup jumlah aljabar gaya gerak listrik dengan penurunan tegangan sama dengan nol"

Secara matematis ditulis sebagai berikut:
Se + SI. R = 0

Suatu rangkaian dapat tersusun dari satu atau lebih rangkaian tertutup (loop)

Penggunaan hukum II Kirchoff  pada rangkaian tertutup (loop) tersebut terdapat  beberapa aturan yang perlu diperhatikan:
  1. Pilih loop untuk masing-masing  lintasan tertutup dengan arah tertentu (bebas, tetapi  jika  memungkinkan usahakan searah  dengan arus).
  2. Kuat arus  bertanda  positip (+) jika searah dengan  arah loop yang ditentukan  dan  bertanda  negatif  (-)  jika berlawanan  dengan  arah loop yang  ditentukan.
  3. Apabila  saat mengikuti  arah  loop,  kutub  positif sumber  tegangan  dijumpai lebih  dahulu  daripada  kutub  negatifnya  GGL (e) bertanda  positif  (+). Sebaliknya  jika kutub negatif dijumpai lebih dahulu, GGL (e) bernilai negatif  (-).

a. Rangkaian dengan satu loop

Dalam rangkaian dengan satu loop, kuat arut yang mengalir adalah sama, yaitu sebesar I.

Hukum II kirchoff


Jika pada rangkaian di atas dibuat loop a - b - c - d - a, maka sesuai hukum II Kirchoff:


Se + SI. R = 0
(e2 - e1) + I (R4 + r2 + R3 + r1) = 0


Contoh Soal 1:
Kuat arus yang mengalir melalui rangkaian di bawah sebesar.

contoh soal kirchoff
A. 0,4 A 
B. 0,6 A 
C. 0,8 A 
D. 1,0 A
E. 1,2 A


Kunci Jabawan Contoh Soal 1 :  A (Silakan coba untuk menyelesaikannya sendiri)

Contoh soal 2:
Perhatikan rangkaian berikut

contoh soal kirchoff II


Tentukan:
a.  Kuat  arus yang mengalir  melalui rangkaian.
b.  Tegangan  antara  ab dan bd!


Kunci Jawaban Contoh Soal 2:
a. 0,2 A
b. 5 Volt

Sumber: 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Fisika untuk SMA/MA. Ahmad Zaelani dkk. Yrama Widya. 2007


Hukum I Kirchoff

Robert  Gustav Kirchoff mengemukakan bahwa:
"Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan tersebut."

Hukum I Kirchoff

Pernyataan tersebut dinamakan Hukum I Kirchoff.

Secara matematis, ditulis sebagai berikut
SI masuk = SI keluar

I1 + I2 = I3 + I4 + I5
Contoh Soal:Pada titik  P dari suatu rangkaian  listrik  (lihat  gambar  berikut ini)  ada cabang,  masing-masing  dengan  arus I1= 5 A, I2=  4 A, I3=2 A. 

contoh soal hukum kirchoff


Arah masing-masing  arus adalah  seperti  tergambar.  Besar I4 adalah  ....
A. 3 ampere  menjauhi P
B. 7 ampere  menjauhi P
C. 7 ampere  menuju P
D. 11 ampere  menuju P
E. 11 ampere  menjauhi  P

Pembahasan:
I1 = 5 A
I2 = 4 A
I3 = 2 A

Hukum I Kirchoff
S Imasuk = S Ikeluar
I1 + I2 = I3 + I4
5 + 4 = 2 + I4
9 = 2 + I4
9 - 2 = I4
7 = I4

I4 = 7A arah menjauhi P

Kunci Jawaban: B

Sumber: 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Fisika untuk SMA/MA. Ahmad Zaelani dkk. Yrama Widya. 2007


Wednesday, 28 May 2014

Arti Resistance atau Hambatan

Resistance, dalam bahasa Indonesia disebut pula Resistansi atau hambatan. Dilambangkan R. Hambatan adalah Nisbah beda potensial pada sebuah komponen listrik terhadap arus yang melintas melaluinya. Jadi, resistansi merupakan ukuran perlawanan komponen terhadap aliran muatan listrik. Pada umumnya, resistansi konduktor logam naik bersama temperatur, sedangkan resistansi semikundoktor turun bersama temperatur.

Sumber: Kamus Lengkap Fisika Oxford. Alan Isaacs, BSc, PhD. DIC. Penerbit Erlangga, Tahun 1997

resistor box
resis_box


Resistansi konduktor logam naik bersama temperatur, maksudnya apabila temperatur dinaikkan maka hambatan dari logam bersangkutan menjadi lebih tinggi (naik). Sedangkan resistansi semikundoktor turun bersama temperatur maksudnya, bila temperatur dinaikkan maka resistansi semikonduktor akan menjadi lebih rendah (turun).


Saturday, 10 May 2014

Soal Latihan Amperemeter 5

Perhatikan  kembali  gambar  alat ukur  listrik pada  soal  sebelumnya di  atas.  Dalam  keadaan sedang  mengukur seperti itu,  tombol diputar sehingga menunjuk  ke  arah  nilai 250  V. 

saklar amperemeter


Posisi jarum penunjuk akan terlihat ...

jarum Amperemeter


Sumber: Mandiri Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Djoko Nugroho. Penerbit Erlangga. 2009


Soal Latihan Amperemeter 4

Sebuah multimeter yang sedang digunakan untuk pengukuran terlihat  seperti  dalam gambar di bawah.

Soal Amperemeter


Berapakah hasil  pengukurannya?
A.  120 volt
B.  102 volt
C.  60 volt
D.  22 volt
E.  4,2 volt


Soal Latihan Amperemeter 3

Sebuah  voltmeter  dapat dirakit  dengan  cara sebagaiberikut'
A.  sebuah  amperemeter  diseri  dengan sebuah hambatan
B.  sebuah amperemeter  diparalel  dengan sebuah  hambatan
C.  sebuah  galvanometer  diseri  dengan  sebuah hambatan
D.  sebuah  galvanometer  diparalel  dengan sebuah  hambatan
E.  sebuah  ohmeter  diseri dengan  sebuah hambatan

amperemeter


Sumber: Mandiri Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Djoko NUgroho. Penerbit Erlangga. 2009

Friday, 9 May 2014

Soal Latihan Amperemeter 2

Perhatikan  gambar berikut  ini.

soal amperemeter


Jika  nilai skala yang  ditunjuk  jarum adalah 2,4, berapakah  hasil  pengukuran  tersebut?
A.  4,80  A
B.  3,20 A
C.  2,40
D.  0,96  A
E.  0.24  A

Sumber: Mandiri Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Djoko NUgroho. Penerbit Erlangga. 2009